Posts tagged travelling

Posted 3 months ago

Trip singkat ke Manila [part 2 - end]

Day V : 04 Desember 2013

Pagi ini kami bangun agak malas-malasan… mengingat hari ini adalah hari terakhir liburan kami. Sedih karena lusa kami harus kembali ke rutinitas hahahaha. Oh yah hotel yang kami bayarkan sebesar P3,300/malam (Rp.990,000/malam) itu belum termasuk sarapan loh yah hahaha. Sarapan kami pagi ini cukup cup noodles yang kami beli tadi malam di SM. Tinggal masak air panas menggunakan teko listrik dan di seduh :) praktis. Pak suami packing-packing, mengingat oleh-olehnya lumayan banyak, sedangkan bagasi yang kami beli hanya 15kg saja. Well biasanya memang tidak pernah lebih dari 15kg, tapi kali ini beda. Untungnya yah di kamar hotel tersedia timbangan badan hahaha, jadi pak suami bisa menimbang terlebih dahulu tas punggungnya. Nggak kebayang kalo mesti bayar kelebihan biaya bagasi ataupun bongkar tas di bandara hihihihi.

Setelah urusan packing selesai, kami langsung check out dan menitipkan tas punggung kami di lobby hotel. Masih ada banyak waktu sampai flight kepulangan kami nanti malam. Rencana nya hari ini kami akan ke kota tua intramuros dengan menggunakan MRT, tapi berhubung ada yang mau dibeli (lagi) di ShoeMart… pagi ini sebelum ke intramuros kami mampir sebentar ke ShoeMart hahaha biasa deh, setelah diitung-itung ternyata oleh-olehnya masih kurang T_T untungnya ShoeMart dengan stasiun MRT Ayala searah sih, jadi no problemo.

Urusan oleh-oleh kelar, mampir lagi ke McD untuk makan siang. Setelah itu baru kami lanjut ke stasiun ayala. Untuk mencapai kota tua Intramuros, kami harus naik MRT dari stasiun Ayala menuju stasiun Edsa/Pasay dengan tarif P20/orang (Rp.6,000/orang). Turun di stasiun Edsa/Pasay kami harus pindah stasiun LRT 1 untuk menuju stasiun Central yang merupakan stasiun terdekat dengan kota tua Intramuros. Tarif dari stasiun Edsa/Pasay menuju stasiun Central hanya P20/orang (Rp.6,000/orang). Peta MRT / LRT bisa dilihat dibawah ini.

image

MRT / LRT di manila sangat berbeda dengan MRT / LRT yang di singapore atau pun bangkok. Stasiun-stasiunnya terlihat lebih kumuh dibanding dengan yang di singapore. Untuk pembelian tiketnya pun masih di loket (manual), dan seringnya antrian panjang mengingat hanya terdapat sedikit loket. Setelah saya perhatikan.. di manila ini kelihatan banget yang naik MRT / LRT kebanyakan dari kalangan menengah ke bawah hahahaha… bukan apa-apa, tapi kelihatan banget manusia-manusia nya rembes-rembes hihihihi (maafkan)… yah saya dan pak suami termasuk dong yah hahahaha.

Tidak sampai disitu saja, nunggu kereta nya pun lama banget hahahaha… bisa sampai 20 menitan (di singapore menunggu MRT kurang dari 5 menit) dan belum lagi keluar dari stasiun, kami harus berebutan hahahaha *kampungannya keliatan kan*. Inti nya sih MRT di manila belum sebagus yang di singapore ataupun bangkok, tapi jakarta lebih ngenes lagi yah :) secara MRT nya masih dalam tahap pembangunan jalurnya :D

Setelah saya dan suami turun di stasiun Central, kami masih harus jalan dulu untuk menuju kota tua Intramuros. Jalannya lumayan jauh karena agak susah alias ngejelimet hahahaha (kalau tau dari awal, mending naik tricycle). Setelah 30menitan berjalan kaki, tibalah kami di kota tua Intramuros. Reaksi saya? Ehmmm ini yah? hahahaha nothing special :D kalau tau kota tua Intramuros cuma begitu aja, pasti saya mengurungkan niat untuk datang ke Intramuros hahahaha. Tapi berhubung sudah cape-cape sampai di Intramuros hihihihii, yah di nikmatin aja lah yah. Terlihat kan wajah sumringah saya pada foto dibawah ini :)

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Ada yang perlu diperhatikan di Intramuros. Biasanya begitu tiba di kawasan kota tua tersebut, akan ada banyak tricycle yang menawarkan jasa untuk mengelilingi Intramuros. Nah saya dan suami memang menggunakan jasa mereka. Tapi kita harus teliti yah pada saat mereka memberi info tarifnya. Waktu itu kami kena P200/guide untuk 30menit (harga tersebut untuk per 30 menit). Jadi nanti si guide itu akan terus mengajak kita berkeliling terus… nah untung saya inget kalau sudah 30 menit, soalnya kalau kami tidak bilang stop… guide tersebut bisa ngajak muter-muter seharian kali yah hahahaha bisa bangkrut ntar. Jadi karena saya dan suami juga kurang minat dengan lokasi yang ditawarkan, cukuplah 30 menit untuk berkeliling menggunakan tricycle. Kami langsung menawar untuk minta diantar ke stasiun Central sekalian, karena bayangin jalan kaki nya saja sudah malas hahaha.. akhirnya dari Intramuros menuju stasiun Central kami menggunakan tricycle yang sama dengan yang mengajak kami berkeliling di Intramuros. Cukup membayar P300 (Rp. 90,000) dengan rincian P200 (Rp.60,000) untuk 30menit berkeliling Intramuros dan P100 (Rp.30,000) untuk ongkos antar dari Intramuros menuju stasiun Central. Dari stasiun Central kami harus menempuh terlebih dahulu ke stasiun Edsa/Pasay, baru lah kemudian kami tiba di stasiun Ayala.

Dari stasiun ayala kami langsung kembali menuju hotel untuk ambil tas, dan langsung cus ke bandara dengan menggunakan taksi dari hotel.. gpp deh masih sore, yang penting kalau sudah di bandara kan bawaannya tenang :) padahal flight MNL-CGK kami dijadwalkan pukul 20.55 hihihhi. Oh ya, tidak seperti di singapore dan thailand.. tiket Cebu Pacific Airlines yang kami beli itu belum termasuk terminal fee (airport tax), jadi kalau kalian berlibur untuk pertama kalinya ke manila, jangan lupa sisihkan uang P550/orang (Rp.165,000) untuk terminal fee (khusus rute international nya).

Well.. city tour bukan kesukaan saya dan suami, jadi selama 2 hari di manila jujur saja kurang mengena di hati kami hahahaha tapi tetap yah, kemana pun bersama suami selalu terasa menyenangkan :)

Untuk rincian biaya bulan madu kami selama 5 hari di coron dan manila akan saya tulis di posting berikutnya yah… tidak ada maksud untuk pamer, hanya sekedar berbagi informasi saja.

Cheers…

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6]

Trip singkat ke Manila [part 1]

Posted 3 months ago

Trip singkat ke Manila [part 1]

Flashback

Sebenarnya manila bukan kota favorit saya, tapi saya menyukai keramah-tamahan orang-orangnya. Saya termasuk yang familiar dengan kota manila. Kembali ke tahun 1997, dimana saya mengikuti bapak saya yang dinas di KBRI manila di filipina sebagai atase perdagangan. Saya tinggal selama kurang lebih 3 tahun di makati city, metro manila. Sedangkan bapak saya ditugaskan dari tahun 1997 s/d 2002. Tahun pertama saya habiskan masa sekolah saya di SIM (Sekolah Indonesia Manila) pada saat itu saya masih duduk di kelas 2 SMP. Sayangnya Sekolah Indonesia Manila ini harus tutup di tahun 1998 :( karena jumlah murid nya yang sedikit (jumlah murid dan guru nya sama hihihihi). Mau tak mau saya harus sekolah di sekolah lokal, cuma itu pilihan terakhir mengingat biaya sekolah di Manila International School sangat mahal. Akhirnya daftar di St. Mary of The Woods School, cukup 1 tahun saja saya belajar disana. Guru-guru nya sangat welcome dan ramah kepada saya, dan bahkan sampai saat ini saya masih berhubungan dengan mereka di Facebook. Tahun berikutnya saya pindah sekolah lagi di Colegio San Agustin, sekolah ini termasuk salah satu yang bergengsi di manila. Sekolahnya sangat besar dan kebanyakan yang sekolah di sini anak-anak orang berada. Yang saya sangat suka disekolah ini adalah murid-murid nya lebih welcome (dibanding sekolah sebelumnya), mereka bisa memaklumi keterbatasan saya dalam berbahasa T_T hihihhi… well, hal positif yang bisa saya ambil dari pengalaman saya adalah… saya hampir bisa beradaptasi dengan berbagai jenis orang dan lingkungan…. bahkan dengan orang yang menyebalkan sekali pun hahahahaha.

Day IV : 03 Desember 2013

Lanjutan trip bulan madu

OK, kembali ke trip bulan madu saya yah. Tiba di NAIA on time sekitar pukul 14.40, setelah urusan bagasi selesai saya dan suami langsung mencari tempat makan mengingat kami belum sempat makan siang. Akhirnya kami memutuskan untuk makan di Burger King yang letaknya di ujung dekat pintu keluar terminal 3 NAIA. Suami saya tetap yah makan ayam menggunakan bon cabe hahahaa, saya sih cukup saos sambal sasetan yang saya bawa dari rumah saja :) sambil terkadang selang-seling makan menggunakan saos kacang yang disediakan Burger King. Selesai makan, kami masih numpang wifi gratisan di terminal 3 untuk sekedar membari kabar ke orang rumah mengingat kami memang sengaja tidak mengaktifkan paket roaming ataupun membeli nomer lokal supaya liburan bulan madu nya cihuy (apa coba hahaha padahal males beli nomer).

Berdasarkan pengalaman kami, taksi yang di naiki dari dalam bandara pasti ada biaya embel2nya. Jadi saya dan suami memutuskan untuk keluar dari kawasan bandara dulu. Dari terminal 3 NAIA kami berjalan ke arah kiri setelah pintu keluar terminal 3, jalan saja lurus… ada banyak orang yang jalan juga kok :D jadi tenang saja hahahaha dan jangan bayangkan NAIA dengan SOETTA yah :D Jelas SOETTA lebih luas (kayaknya sih hahahaha). Kira-kira jalan sekitar 8menitan lah, keluar gerbang terminal 3.. akan ketemu jalan besar. Oh ya, bagi yang berminat naik jeepney untuk menuju ke stasiun MRT terdekat, akan ada jeepney yang ngetem di pintu keluar gerbang terminal 3. Jeepney itu semacam angkutan umumnya di filipina, kalau di jakarta semacam angkot hanya saja beda bentuk yah hihihi bentuk jeepney bisa dilihat di foto dibawah ini (sumber foto/image source : http://www.jeepneygang.com/)

image

Seingat saya, stasiun terdekat dari terminal 3 NAIA adalah stasiun Taft Ave. Jadi nanti bilang saja ke drivernya mau turun di stasiun Taft Ave. Pada saat itu kami mengurungkan niat kami menaiki jeppney karena besarnya tas punggung yang dibawa suami saya dan saya juga lagi males ngangkot. Saya dan suami memberhentikan taksi yang lewat dipinggir jalan. Supir taksi nya ramah banget, malah cenderung bawel. Jarak dari NAIA ke hotel tempat kami menginap di The E-Hotel Makati yang berada di Arnaiz Ave. (dekat dengan pusat perbelanjaan Greenbelt) sekitar 8-10 km, jaraknya terbilang dekat namun masalah di manila hampir sama dengan di jakarta, macet! butuh waktu sekitar 40menit untuk tiba di hotel. Sebelumnya kami sudah booking online The E-Hotel Makati ini melalui website http://booking.com dengan harga P3,300/malam (Rp. 990,000/malam), OK ini adalah hotel termahal yang pernah saya dan suami tempati hahahaha. Rela bayar mahal demi bulan madu nya berkesan hihihhi. Tapi memang hotel ini TOP banget.. karena di setiap kamarnya disediakan kabel LAN, jadi bisa internetan secara gratis. Pada saat itu kami sudah harus cukup puas wifi gratisan di lobby hotelnya hahaha.

image

image

Kamarnya luas, tersedia 2 kasur ukuran double :) bukan single loh. TV nya besar (mulai oraknya hahaha) dan kamar mandi nya juga tersedia bathtub. Request-an pak suami, katanya kalau pilih kamar sebisa mungkin yang ada bathtub nya hihihihi.

Setiba nya dikamar, kami bersih-bersih dan istirahat sejenak. Sehabis magrib kami menuju SM (ShoeMart), dari hotel kami cukup jalan kaki saja. Hotel kami termasuk yang letaknya sangat strategis. Cukup berjalan sekitar 20 menitan untuk mencapai SM, SM itu semacam departement store yang lumayan lengkap dari supermarket sampai baju, sepatu, dan tersedia bagian “kultura filipino” . Nah tujuan kami kali ini memang ke bagian kultura filipino nya untuk membeli oleh-oleh buat orang rumah dan juga teman kantor :) Karena semua nya kan pada tahu kalau saya dan suami bulan madu nya di filipina hihihii Jarang-jarang loh saya dan suami bawa oleh-oleh hahahaha. Oleh-oleh wajib menurut saya sih dried mango brand Philippine atau cebu, seperti pada gambar dibawah ini.

image

Dried mango asal filipina ini jauh lebih enak ketimbang dried mango yang kami beli di bangkok. Untuk kemasan besar dried mango brand Philippine ini dibandrol sekitar sekitar Rp.30,000an dan untuk kemasan kecilnya sekitar Rp.18,000an.

Jujur saja saya kurang suka jalan-jalan di mall sekitaran ayala ini, padahal weekdays tapi mallnya ramai banget. Rasa nya jadi kurang nyaman jalan-jalan ditempat yang sangat ramai. Tujuan kami malam ini hanya ke ShoeMart saja, jadi begitu oleh-oleh didapat kami langsung kembali ke hotel. Bukannya nggak mau jalan-jalan atau window shopping sih… tapi barang-barang di manila mahal-mahal cyinnn hahahaha, ini gara-gara nilai rupiah melemah sih.

Sehabis belanja oleh-oleh, kami langsung kembali ke hotel. Tadi nya mau makan malam diluar, tapi berhubung ramai benar… jadi kami mengurungkan niat kami makan malam diluar. Akhirnya ujung-ujungnya kami makan malam di restoran hotel saja. Pak suami makan sandwich dan saya cukup kentang goreng saja :D plus minum pak suami teh manis hangat dan saya es teh manis (standar banget hahaha) Makan malam ringan begitu menghabiskan P600 (sekitar Rp.180,000) hihihiii untuk ukuran makan di hotel sih termasuk murah yah :) kalo makan di warteg, bisa sampe muntah-muntah itu kalo bayar segitu :D #jayus.

Hari ini memang tidak banyak yang kami lakukan, mengingat waktu kami habis di perjalanan dan juga sudah letih mengingat 2 hari berturut-turut kami island hopping di coron.

to be continued..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6]

Posted 3 months ago

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Setelah kenyang makan siang, guide membawa kami ke pulau CYC. Butuh waktu sekitar 20-30 menit untuk menuju pulau CYC dari lokasi kami yang terakhir. Buat saya dan suami, pulau CYC kurang menarik hihihihi yah bagus sih.. tapi nggak bikin saya dan suami melonggo :) Saya dan suami snorkeling untuk menuju pulau CYC karena kapal parkir agak jauh dari pulau (karena air disekitaran pulau sangat cetek/dangkal). Nah di pulau CYC ini, hanya ada saya, suami dan guide kami. Pulau nya sangat kecil.. Tapi di pulau kosong tersebut ada 2 anjing dan 2 kucing yang saya temukan hahaha… saya bingung, mereka pada makan apa yah? minumnya juga dari mana? :D

image

image

Nah itu diatas foto kucing yang tinggal di pulau kosong CYC, yang gukguk nya nggak saya foto yah… takut hehehe… Setiap saya manggil si mpuss nya, ehhh yang nyamperin saya… malah si gukguknya hahahaha walaupun gukguknya jinak, tetep aja saya takut kalau terlalu dekat dengan gukguk.

Oh yah, seperti yang saya bilang sebelumnya.. guide kami di hari ini tuh OK banget…. si guide memanggil kami, menginstruksikan kami untuk mendekat ke arah dia. Ternyata si guide mau menunjukkan bintang laut yang dia temukan. Kata nya bintang laut yang dia bawa itu, bintang laut yang fleksibel hihihihii… saya belum ngeh maksudnya fleksibel itu gimana (geraknya gimana gitu) :p sampai pada akhirnya dia membalikkan bintang laut tersebut dengan posisi terbalik (bagian atas diposisikan dibawah, dan bagian bawah diposisikan diatas)… tiba-tiba bintang laut tersebut bergerak membalikkan badannya hingga ke posisi yang benar hahahaha. Well saya sudah sering melihat bintang laut, tapi melihat bintang laut bergerak itu.. baru sekali. Lalu tiba-tiba saja guide kami punya ide untuk menggambil foto kami berdua dengan bintang laut :)

image

image

image

image

Di pulau CYC ini saya, suami dan guide duduk-duduk santai sambil mengobrol. Ternyata bali sangat terkenal loh… si guide sering banget nyebut kalau bali termasuk tempat wisata yang bergengsi juga untuk orang filipina. Ngobrol-ngobrol dengan si guide… sampai tiba-tiba si guide bersenandung “jangan jangan kau menolak cintaku… jangan-jangan kau ragukan hatiku…” Saya dan suami langsung syok hahahaha…. hebat bener lagu ST12 sampe ke filipina hehehe. Langsung deh saya dan suami kepo… nanya ke si guide. Ternyata si guide tahu lagu tersebut dari seorang temannya yang berasal dari malaysia hahahaha yah nggak heran lah yah. Secara penyanyi malaysia siapa lagi sih selain amy search dan siti nurhaliza? hahahha kebanyakan kan artis nya nge import dari indonesia :)

Setelah cukup puas di pulau CYC, kami melanjutkan perjalanan island hopping kami menuju ke twin lagoon atau hidden lagoon, yang merupakan destinasi terakhir kami dihari ini. Si guide ini bangga banget sama twin lagoon, dia bilang.. twin lagoon ini tempat yang paling indah dan unik di coron. Berikut adalah foto-foto perjalanan menuju twin lagoon atau hidden lagoon.

image

image

image

Gambar dibawah adalah jalan masuk menuju twin lagoon atau hidden lagoon. Jalan masuknya memang unik, jika air tidak sedang pasang.. kita cukup berenang dibawahnya.. dan jangan khawatir kalau tidak bisa berenang… kita tidak perlu menahan napas kok, karena seperti yang terlihat di foto bawah ini, masih ada celah. Nah jika air pasang, bagi yang tidak bisa menyelam.. kita bisa menaiki tangga yang telah tersedia dan sedikit memanjat :)

image

image

image

Dan memang benar yang dibilang si guide, twin lagoon atau hidden lagoon ini memang indah banget :) Oh ya, pas dalam perjalanan menuju twin lagoon atau hidden lagoon, si guide bercerita tentang keunikan air di lagoon ini. Menurutnya air disini adalah percampuran fresh water dan salt water, nah yang membuat unik adalah… fresh water dan salt waternya itu tidak menyatu. Jadi seperti air dan minyak. Ketika saya snorkeling… air terlihat biasa saja, namun jika saya menggoyangkan tangan saya  di air, air langsung terlihat nge blur atau buram… persis seperti ada minyak didalam air hahaha… saya dan suami sampai terkagum-kagum dengan keunikan air di lagoon ini… Jujur saja, ini adalah pertama kali nya kami melihat keadaan air yang seperti ini :))) Dan keunikannya tidak hanya disitu. Temperature di dalam air pun cepat sekali berubah-ubah… sebentar terasa dingin seperti air es dan jika kita bergeser sedikit di dalam air, temperature air berubah menjadi hangat… begitu seterusnya.

image

image

Di twin lagoon tidak ada pesisir pantainya ataupun dermaga kecil untuk sekedar duduk. Tapi tenang saja, ada sebuah batu besar yang letaknya tidak jauh dari pintu masuk twin lagoon tersebut. Jadi kalau mau sekedar istirahat untuk duduk atau foto-foto dulu.. bisa lah :)

Tidak lama kami berada di twin lagoon mengingat twin lagoon bisa dikelilingi dengan waktu singkat dan juga tidak ada tempat untuk leha-leha kecuali batu besar yang agak-agak tajam itu hihihihii. Hari ini bisa dibilang menjadi salah satu hari paling membahagiakan dalam hidup saya #lebay hehehehe… Akhirnya saya bisa menginjakkan kaki juga di tempat yang saya idamkan.

Twin lagoon merupakan destinasi terakhir kami di hari ini. Kami langsung menuju ke dermaga coron dengan wajah-wajah sumringah :)

Bersambung..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Posted 3 months ago

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Di kayangan lake, guide kami menginstruksikan saya dan suami agar bersiap-siap untuk snorkeling bareng. Guide kami hari ini, OK banget deh pokoknya. Saya dan suami mengikuti guide kami yang berada di depan dengan berpegangan dengan sebuah jaket pelampung… jadi saya tetap menggunakan jaket pelampung dan suami saya tidak, karena dia bisa berenang :) Nah kami berdua berpegangan pada jaket pelanmpung ektra yang dibawa oleh guide kami, lalu ditarik lah jaket pelampungnya oleh si guide :D Tenaga nya kuat banget yah hahahaha… Jadi saya bisa konsen melihat pemandangan formasi batu yang berada di bawah danau :D sambil sesekali mengayuhkan kaki :) Nah, ternyata akibat taifun Yolanda.. ada banyak pohon tumbang disekitaran kayangan lake, dan sebagian pohon tumbang tersebut juga jatuh kedalam danau.

Setelah berada kurang lebih 1 jam-an di kayangan lake, guide kami memberi tanda agar kami bersiap-siap ke tujuan berikutnya. Sebenarnya saya dan suami belum puas berada di kayangan lake :’( Tapi guide kami menjanjikan ada tempat yang lebih indah dari kayangan lake ini.

Dari kayangan lake, kami menuju ke spot dimana ada bangkai kapal jepang yang karam sisa dari perang dunia II. Sayangnya kamera underwater kami rusak :( maklum kamera murah hiks… Jadi lah kami cuma melihat saja tanpa bisa mencapture :( Bisa dibilang ini pertama kali nya saya melihat bangkai kapal yang karam :D Ada banyak tumbuhan laut yang menempel atau hidup di kerangka kapal yang karam tersebut. Mungkin kalau bisa diving atau free dive seru yah melihat lebih dekat kapal yang karam tersebut.

Tidak lama kami berada di titik karamnya kapal jepang. Kapal sewaan langsung membawa kami ke lokasi berikutnya, yaitu coral garden yang letaknya sangat dekat dengan lokasi karamnya kapal jepang. Seperti sebelumnya, guide kami menginstruksikan saya dan suami untuk berpegangan pada jaket pelampung yang dibawa nya… Guide kami ini sangat telaten dan baik banget. Setiap ada coral yang unik, dia memberi tanda atau aba-aba sehingga saya dan suami bisa melihatnya. Ada beberapa coral yang baru saya lihat untuk pertama kali nya (sebelumnya saya snorkeling di pulau seribu, lampung, karimun jawa, nusa lembongan, 3 gili di lombok, derawan, kakaban dan maratua). Dan benar… coral garden ini indah banget :) sayangnya.. menurut guide kami, ada banyak coral yang rusak disebabkan oleh taifun Yolanda di awal november lalu :( Tapi buat saya, coral garden masih indah kok… ada banyak jenis coral / tumbuhan laut yang untuk pertama kali nya saya lihat #excited. Dan sedihnya kami tidak bisa mendokumentasikan keindahan bawah laut coral garden :( Ah, jika ada kesempatan… saya pasti akan kembali lagi ke coron… tidak hanya dengan suami tapi :D bawa anak-anak juga pastinya. Amin.

Waktu sudah menunjukkan pukul 11 siang, guide kami menyarankan agar kami berhenti disuatu pantai kosong untuk makan siang. Lokasi tempat kami makan siang tidak jauh dengan coral garden, hanya butuh sekitar 10 menit saja untuk menempuh ke pantai kosong tersebut.

image

image

image

image

image

image

image

image

Cukup lama juga kami berada di tepi pantai ini untuk makan siang. Menu makan siangnya… ada ikan bakar, babi panggang (yang ini cuma saya colek-colek doang hahaha, nggak dimakan), kepiting rebus, acar timun, mangga, pisang dan minumnya coke beserta mineral water… memang yah menu nya sih standar… tapi pemandangannya dong, luar biasa indahnya. Dan seru nya tuh… di pantai ini cuma ada saya dan suami plus si gukguk hitam yang jaga pantai ini (guide dan kru kapalnya pada nunggu dikapal, tidur! hihihihi). Nah anjing di coron tuh udah kayak kucing kalo di jakarta, ada banyak berkeliaran dan mereka pada jinak-jinak.

Bersambung..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Posted 4 months ago

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Setelah puas menikmati matahari terbenam di taman Lualhati, kami memutuskan untuk sekalian mencari makan malam di sekitaran hotel. Kami menemukan warung makan seafood yang letaknya 2 blok dari hotel kami. Untuk kami yang beragama islam, agak susah sebenarnya dengan makanan yang tersedia di coron. Hampir semua warung makan ataupun restoran pasti menyediakan menu babi. Yah saya mah bismillah aja hehehe sebelum makan. Akhirnya kami pesan 1 calamari, 1 sizzling seafood, 2 caesar salad, 2 nasi putih, 1 halo-halo (Semacam es campur) dan 1 mineral water… totalnya hanya Php460 (Rp.138.000) saja :) Yah murah lah yah untuk ukuran makan di luar negeri….. walau dipedaleman hahahaha. Untuk rasa, lumayan enak loh…. mungkin karena masaknya campur / minyaknya bekas goreng babi :p

Setelah kenyang dan menunggu makanan di perut turun.. saya dan suami ngobrol-ngobrol dulu di warung makan sambil memperhatikan lingkungan disekitaran warung makan. Ternyata di filipina ada banyak waria ketimbang di bangkok. Yang saya kira hanya di manila saja yang banyak waria nya, ternyata di coron pun ada banyak hahaha. Nah perbedaannya dengan waria di bangkok, kalau waria di bangkok itu terawat semua :) bening-bening dan menyerupai wanita. Nah kalau di coron atau pun manila… waria nya masih kasar penampilannya hahahhaa… mirip sama waria-waria yang suka ngamen-ngamen di pinggir jalan yang sering kita jumpai di jakarta. Kulit hitam kelam, dandannya maksa, alisnya cuma segaris, pake tanktop plus hot pant :) Nah kalau di manila, waria nya belum pede bener… masih menggunakan baju laki-laki, tapi alis nya dibentuk dan bibirnya kinclong pake lipgloss yang mengkilat dengan membawa tas jinjing khusus perempuan :D

Loh ini kok jadi ngomongin waria :) Well, pokoknya ada banyak yang bisa diobrolin setiap kita mendatangi ke suatu tempat baru. Enaknya berpergian ke negara orang, bisa ngomongin terang-terangan tanpa takut kedengeran orangnya hahahaha secara yah, beda bahasa.

Dari warung makan, kami memutuskan untuk langsung kembali ke hotel. Ah senang banget deh begitu tiba di hotel, listrik sudah menyala :) Saya langsung puas-puasin mandi pakai air hangat. Dan seperti malam-malam sebelumnya, suami saya selalu ngorok kalau tidur hahaha untungnya nggak pake acara ngigau yah hahahaha.

Day III : 02 Desember 2013

Pagi ini saya dan suami semangat sekali bangun pagi nya. Selain karena cuaca nya yang cerah, juga karena kayangan lake dan twin lagoon masuk ke dalam jadwal island hopping di hari ini. Selesai sarapan di hotel kami duduk-duduk sambil ngobrol di depan hotel. Menemani suami yang sedang merokok (bagian ini tolong jangan ditiru yah :p ), tiba-tiba ada seorang pria bersepeda yang mondar-mandir melirik kami. Dan akhirnya pria tersebut menghampiri kami. Hmmm kirain mau apa gitu yah… ternyata dia minta rokok hahahahaha. Nggak dimana pun, ada aja yah orang yang suka minta-minta rokok hahahaha. Minta nya 2 batang pula hahaha. Tapi ya sudahlah yah, cuma rokok aja :D

Jam 07.30 mobil jemputan kami datang, tidak lupa saya dan suami pipis dulu hahahaha. Siap-siap kalau perjalanannya jauh, jadi nggak mesti nahan pipis berjam-jam hahahaa. Di dalam mobil jemputan sudah ada sepasang wisatawan orang filipina. Saya dan suami berpikir… wah enak nih, cuma ber4 saja kita dalam 1 kapal. Begitu tiba di dermaga, baru deh di info oleh guide nya bahwa hari ini khusus 1 kapal hanya membawa saya dan suami saja :) Ah sempurna sekali hihihihiii. Nah ini baru nama nya bulan madu beneran hahahaha. Dimana-mana itu, bulan madu yah cuma berdua, bukan berkelompok :p

Guide kami hari ini namanya Fernando (kalau tidak salah yah hahahaha). Orangnya asyik, bahasa inggrisnya juga bagus (tidak semua orang filipina, apalagi di daerah.. bahasa inggrisnya bagus). Setelah awak kapal siap dan perbekalan makan siang juga siap dibawa, kapal meninggalkan dermaga. Tujuan pertama kami adalah danau kayangan atau kayangan lake. Kayangan lake ini icon nya coron banget :) Jadi belum bisa dibilang ke coron kalau belum ke kayangan lake (kata saya loh hahahaha). Cukup 20 menit saja untuk mencapai kayangan lake dengan menggunakan kapal. Mengingat hari ini senin, jadi tidak seramai kemarin atau ketika weekend. Kami adalah orang pertama yang tiba di kayangan lake. Belum tiba di kayangan lake pun, kami sudah disambut oleh pemandangan yang indah.

image

image

image

image

image

Untuk melihat pemandangan yang iconik di kayangan lake, kita harus menaiki sekitar 150an anak tangga. Jangan menganggap enteng yah… saya tadi nya juga “ah… kecil cuma 150 anak tangga mah cincai lah”. Saya mikirnya kan kemarin abis naik turun dari Mt. Tapyas yang jumlahnya 1400an anak tangga. Eh ternyata hahahahaa.. ini tangga nya tinggi-tinggi banget hahahaa mana terbuat dari batu pula, licin T_T Napas saya ngos-ngosan karena hampir tidak ada tempat untuk beristirahat (tidak seperti di Mt. Tapyas yang disetiap berapa ratus anak tangga, disediakan kursi untuk beristirahat). Dan ini lah pemandangan yang bisa dilihat dari atas….

image

Rasa nya kayak mimpi bisa berada di tempat ini :’( Yang tadi nya cuma bisa mandang dari layar monitor laptop / handphone. Saya dan suami takjub banget dengan pemandangannya.

image

Pemandangan diatas adalah jalan menuju kayangan lake nya yah, bukan kayangan lake nya. Nah setelah mencapai puncak diatas tempat saya foto bersama suami (foto diatas), kami harus menuruni anak tangga untuk mencapai kayangan lake.

Berikut adalah foto di kayangan lake… Airnya sangat jernih. Tidak ada coral yang saya lihat di dalam kayangan lake, adanya batu.. jadi tidak masalah untuk berdiri diatas batu yah :)

image

image

image

image

image

image

 

 Bersambung..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Posted 4 months ago

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Sebelum saya melanjutkan tentang perjalanan bulan madu kami.. ada banyak sekali yang mempertanyakan, kenapa kami menikahnya di hari kamis (28 Nov 2013) ? hahahaha… well, yang pasti bukan karena mengikuti tanggalan jawa yah :) Saya dibesarkan di keluarga yang modern, bagi kami semua hari atau tanggal itu baik.. tinggal bagaimana kami saja menjalani nya.

Jadi asal muasal kenapa kami menikah tanggal 28.11.2013 yah karena tiket pesawat kami tanggal 30 nov pukul 00.30 nya hahahaha. Well, since this is our day :) orang tua kami sangat berbaik hati untuk mempersilahkan kami merancang sendiri acara akad nikah kami :) Dari pemilihan tanggal dan juga konsep. Buat kami, yang penting restu orang tua. Masalah karena banyaknya tamu yang tidak bisa datang karena kami menikah pada hari kamis…. yah itu sih bukan masalah kalau buat kami hahahaha.

Day II : 01 Desember 2013

Ok, kembali ke coron yah. Setelah menikmati city tour di hari pertama kami di coron. Di hari kedua ini kami tidak kalah excited nya :) mengingat hari ini kami akan island hopping Yeay!. Seperti biasa, saya selalu memasang alarm agar tidak kesiangan. Pagi hari nya saya hanya cuci muka dan sikat gigi saja, mengingat tadi malam kan sudah mandi yah.. lagian kan mau main air juga nanti hahaha. Kamar yang kami bayar di Coron Eco Lodge ini sudah termasuk sarapan, jadi di pagi hari kami tidak perlu repot-repot mencari sarapan. Walaupun sarapannya menu internasional, tapi tetep aja yah lidah kami orang indonesia berbeda dengan orang filipina… untungnya bawa boncabe level 15 hahahahaa. Makanan yang tidak enak pun, jadi enak kalau pake boncabe :D Oh ya… selama liburan bulan madu ini saya naik 3 kg :( #menyedihkan hiks.

Tepat pukul 07.30 kami dijemput oleh pihak Calamian Island Travel & Tours, kali ini kami berbarengan dengan sebuah keluarga yang beranggotakan 5 orang berasal dari filipina juga (kami tidak bertanya, mereka dari daerah mana), tidak terlalu masalah buat kami… secara orang filipina itu ramah-ramah :)

image

Begitu tiba di dermaga, agak was-was juga saya dan suami… Mengingat cuaca agak-agak mendung gimana gitu. Saya sih banyak-banyak berdoa supaya cuaca bisa segera cerah, jadi liburan nya bisa sesuai dengan yang kami harapkan.

Tujuan island hopping hari ini adalah ke pulau malcapuya, pulau banana dan juga pulau bulog. Untuk mencapai ke pulau malcapuya.. dibutuhkan waktu sekitar 1 - 1,5jam sekali jalan (tergantung ombak). Saya dan suami sangat menikmati sepanjang perjalanan menuju tujuan pertama kami, mengingat pemandangannya indah sekali… Indonesia juga indah kok. Tapi setiap daerah kan punya ciri khas nya masing-masing. Nah kalau di coron ini… ada banyak bukit-bukit batu yang saya dan suami belum pernah lihat sebelumnya…. kalau di indonesia mungkin kurang lebih mirip wayag yang di raja ampat yah.

image

Oh yah.. kapal yang kami gunakan untuk island hopping ini sangat nyaman loh :) bisa membawa 8 orang penumpang + 4 orang awak kapal. Jadi tidak terlalu ramai. Juga tersedia kursi kayu, sehingga penumpang tidak perlu ngedeprok hihihihhii.

image

Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam-an, kami tiba di pulau malcapuya. Jika dilihat dari tempat kapal bersandar, pulau malcapuya ini biasa saja… bahkan tidak menarik. Tapi tunggu sampai kalian melihat ke sisi pulau malcapuya lainnya. Well, buat saya… pantai di pulau malcapuya ini salah satu pantai terindah yang pernah saya lihat. Pasirnya sangat putih dan juga sangat halus seperti bedak. Setelah berfoto-foto, saya dan suami memutuskan untuk snorkeling disekitaran pulau malcapuya.

image

image

image

image

Di sekitaran pulau malcapuya memang tidak ada coral yang bisa dilihat. Namun ada banyak sekali ikan warna-warni di tepi pantai nya, tidak perlu ke tengah laut untuk menemukan ikan berwarna-warni :) Oh ya, jika kalian mempunyai alat snorkeling.. sebaiknya dibawa saja yah. Biasanya paket island hopping ini hanya menyediakan mask dan snorkel saja.. tanpa fin. Tapi tenang saja, kalau pun mau sewa alat snorkel berserta fin nya, ada banyak rental kok. Info saja ke travel agent nya sebelum kapal berangkat.

Kembali ke pulau malcapuya, bahkan ketika kami tiba di pulau malcapuya pun, cuaca masih mendung.  Tapi tidak mengurangi keantusiasan saya dan suami kok hehehe. Oh ya, liburan kami kali sangat terbantu dengan tongsis hehehehe

image

Setelah puas di pulau malcapuya, kami melanjutkan island hopping ke pulau pisang hihihi atau banana island. Jangan berpikir bahwa akan ada banyak pohon pisang yah di pulau banana. Pulau banana diberi nama banana island, karena bentuk pulaunya menyerupai bentuk pisang.

image

image

image

image

Di pulau banana ini ada banyak sekali hammock yang bisa kami gunakan, sambil menunggu hidangan makan siang siap.. kami bobo-bobo siang dulu di hammock. Oh ya, jika berminat.. sangat memungkinkan untuk menginap di pulau banana ini. Bisa menyewa gubuk atau pun camping sebagai tempat bermalam, untuk mendapatkan harga murah sebaiknya sih pergi secara berkelompok untuk menyewa kapal. Menu makan siang kali ini lumayan enak… cuma kurang sambel kecap manis hahahaha, di filipina jangan harap menemukan kecap manis dan saos sambal yah :D Kemaren saya dan suami kelupaan bawa kecap #doh padahal kan menu makan siang kami selalu ikan bakar, pasti maknyus banget kalo pake sambel kecap hahaha. Selesai makan siang, kami masih bisa bersantai-santai di pulau banana ini. Menurut saya sih, pulau banana kurang bagus yah… masih bagusan pulau malcapuya… tapi tetep yah pemandangan yang bisa dilihat dari tepi pantai pulau banana sangat indah. Seperti foto-foto yang saya tampilkan diatas.

Setelah perut kenyang dan puas beristirahat di pulau banana, kami melanjutkan perjalanan island hopping kami ke pulau bulog. Pulau bulog ini sangat kecil dan dikelilingi oleh resort-resort mahal hihihihi. Berikut foto-foto narsis saya dan suami :)

image

image

image

image

image

image

image

Cantik kan? :) Di pulau bulog, saya dan suami hanya numpang pipis… eh main air ding #jayus hihihi dan foto-foto saja. Tidak begitu lama kami berada di pulau bulog yang merupakan tujuan terakhir dalam kegiatan island hopping hari ini. Dari pulau bulog, kami langsung menuju ke dermaga coron. Waktu tempuh pada saat kembali ke dermaga butuh waktu lebih lama karena ombak yang lumayan besar :) Saya sih enjoy-enjoy saja, bahkan sempat tertidur dikapal :D Tapi yah itu, baju basah semua terkena ombak hehehee… Yang pasti kami semua senyum sumringah :D dan tidak sabar dengan kegiatan island hopping esok hari.

Setelah menempuh 1,5 jam dari pulau bulog ke dermaga coron, kami sampai juga di dermaga coron. Mobil jemputan sudah siap di dermaga untuk membawa kami kembali ke hotel. Cukup 7 menit saja untuk mencapai hotel tempat kami menginap dari dermaga coron. Sampai hotel pukul 16.00, masih dalam jadwal pemadaman listrik. Untungnya kami masih menyimpan stok air 1 ember untuk MCK di kamar mandi hihihihi, lumayanlah bisa bilas satu atau dua gayung biar badan kami tidak terlalu lengket karena bermain dengan air laut. Selesai bilas, kami langsung siap-siap untuk jalan-jalan sore disekitaran pusat kota coron. Coron itu tidak seperti yang saya bayangkan, ternyata coron itu kecil banget hehehe… hanya ada warung-warung makan dan beberapa restauran saja. Jangan harap nemuin sevel disini yah hehehee, nggak ada soalnya :) Saya lebih merasa kalau coron itu seperti kampung. Karena bingung mau kemana, akhirnya saya dan suami memutuskan mendatangi Lualhati park yang letaknya bersebelahan dengan dermaga coron. Kemarin kami memang sudah kesini, tapi taman ini memang enak buat duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sekitar. Beda nya disini dengan di indonesia, kalau di indonesia… pasti udah banyak pedagang deh di taman hahahahaa. Kesamaannya dengan di indonesia, ada banyak alayers di taman hahahahahha

image

image

image

image

Bersambung..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Posted 4 months ago

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Day I : 30 November 2013

Liburan kami kali ini sangat spesial, karena ini adalah pertama kali nya kami liburan dengan status suami istri :)

Kenapa bulan madu ke coron? karena bulan madu ke bali ataupun ke phuket terlalu mainstream hahahaha :)

Rencana awal tiket promo cgk-mnl (Jakarta-Manila) PP yang kami beli awal tahun ini memang buat bulan madu (paling tidak ini menurut saya loh yah hihihihi). Alhamdulilah terkabul yah dan pastinya tidak henti-henti nya saya  bersyukur.

Sempat deg-degan juga waktu mendengar taifun Yolanda melanda beberapa daerah di filipina di awal bulan november 2013 lalu. Deg-degan kasihan dengan para korban dan juga deg-degan takut flight saya cancel (yah namanya juga manusia hihihi).

Jadi setelah melangsungkan akad nikah pada tanggal 28 november 2013, keesokan hari nya (malam) kami langsung cusss (baca: berangkat) ke bandara soetta mengingat flight kami pukul 00.30 tanggal 30 november 2013. Seperti biasa maskapai asal filipina “cebu pacific airline” jurusan cgk-mnl ini on time (beberapa kali naik cebu selalu on time). Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 4 jam, kami tiba di terminal 3 NAIA pukul 05.30 (waktu di manila 1 jam lebih cepat). Dan kami masih harus menunggu flight berikutnya yaitu mnl-usu (manila-coron/busuanga) yang dijadwalkan pukul 09.40 di hari yang sama dengan kedatangan kami di manila. Sebenernya saya kurang suka flight pagi, karena pagi-pagi itu jadwal rutin saya untuk pup :( Biasanya sih cuek aja pup dimana pun asal bawa parfum buat semprot-semprot biar wangi hahahahaa tapi karena kemarin packingnya juga terburu-buru (sibuk sama kawinan) jadi nggak bawa parfum deh. Udah senang aja kami karena flight kami kan pukul 09.40 :) jadi kami tidak harus menunggu lama di bandara hihihi.. langsung mikir, nanti sampai di hotel hal yang pertama mau saya lakukan adalah pup hahahaa… tapi ternyata eng ing eng…. flight kami delay 2 jam-an, yang bikin gelisah adalah… rasa mules antara mau pup dan engga hahahaha. Akhirnya pesawat kami baru take off tepat pukul 12 siang. Tapi selalu ada hikmah dibalik kesengsaraan ini #lebay… kami dapat makan siang gratis hehehe, standar kebijakan penerbangan yang mengalami keterlambatan dengan batas waktu yang telah ditentukan.. harus memberikan kompensasi (ejaan yang bener gimana yah? Hahaha) ke penumpang :) Yah lumayan lah yah dapat makan siang jollibee, jadi bisa hemat deh *emak-emak mode On*.

Penerbangan manila – coron hanya memakan waktu kurang lebih 50-60menit saja. Pukul 13.00 kami landing di bandara busuanga atau Fransisco B Reyes Airport. Bandara busuanga ini sangat sederhana, mungkin kalau di Indonesia seperti bandara yang di berau (Kalimantan timur), paling tidak itu menurut saya yah hihihii… Semua masih serba manual di bandara ini, bahkan bagasi hanya di taruh begitu saja disuatu sudut ruangan kedatangan.

Setelah urusan bagasi selesai, kami langsung menuju pintu keluar bandara. Sempat deg-degan juga apakah travel yang sudah kami pesan beberapa minggu sebelumnya akan menjemput kami. Wajah saya langsung sumringah begitu ada nama saya terpampang disebuah papan kecil :) Saya dan suami langsung dipakaikan kalung yang terbuat dari kerang oleh salah satu staf dari Calamian Islands Travel & Tours. Nah tumben bener yah saya dan suami mengambil paket tur? Biasa nya saya dan suami lebih memilih DIY (Do It Yourself) atau ngeteng. Namun mengingat liburan kami kali ini agak special :) Ho oh Honeymoon, atas saran suami saya… sebaiknya mengambil paket tur saja, biar bisa benar-benar menikmati honeymoonnya #uhuy.

image

Ini adalah pemandangan yang kami lihat sebelum pesawat mendarat di bandara busuanga.

image

Disinilah pesawat landing :) Cantik kan pemandangannya?

image

Kami disambut oleh staf dari Calamian Islands Travel and Tours :)

image

Mobil van yang membawa kami dari bandara busuanga ke pusat kota coron hanya membutuhkan waktu sekitar 40menitan. Tapi percaya deh, perjalanan 40 menit itu terasa sangat singkat mengingat sepanjang perjalanan dari bandara busuanga ke pusat kota coron sangat indah. Oh ya, buat kalian yang tidak mengambil paket tur tidak usah khawatir mengenai kendaraan dari bandara busuanga ke pusat kota coron. Karena ada banyak van yang ngetem di bandara untuk mengangkut penumpang ke pusat coron atau bahkan ke hotel dengan tarif Php150/orang (sekitar Rp.45,000/orang). Van membawa kami ke “Coron Eco Lodge”, ini adalah tempat kami menginap selama 4 hari 3 malam di coron. Menurut rating di agoda dan booking “Coron Eco Lodge” ini sangat recommend, dan benar saja… karena kami sangat puas menginap disini. Selain letaknya yang strategis, kamarnya pun sangat bersih dan semua staf nya sangat ramah.

image

Tiba di hotel sekitar pukul 14.00. Pada saat cek in kami diberitahukan oleh staf hotel bahwa ada giliran pemadaman listrik, dikarenakan badai Yolanda yang sempat mampir juga di daerah coron. Dan pada saat kami tiba di hotel, sedang jam pemadaman listrik :( gagal sudah niat saya untuk pup hahaha #miris. Sebenarnya buat kami sih tidak terlalu masalah, sebelumnya kami juga pernah mendatangi ke suatu daerah dengan keterbatasan listrik (sehari hanya 6jam saja listrik menyala) yang entah sampai kapan hihihihii #miris. Masuk kamar kami langsung menyantap Jollibee gratisan hihihhii… untuk rasa mulasnya sudah lengkap entah kemana :D

Oh ya, kalau di Filipina jangan harap menemukan saos sambal yah… walaupun ada, pasti rasanya asam hehehe. Kami sih sudah siap-siap, membawa bekal saos sambal sasetan dan juga bubuk cabe boncabe :) Tidak lama kami tiba di hotel, pihak travel & tours nya mendatangi kamar kami. Mereka mengingatkan kami untuk siap-siap pukul 16.00 terkait dengan jadwal city tour (masuk kedalam paket tur yang kami ambil). Lumayan lah yah kami punya waktu sekitar 2 jam-an untuk istirahat sebelum memulai city tour.

Saya sangat salut pada Calamian Islands Travel & Tours, karena mereka sangat on time, kooperatif dan tour guide nya pun sangat menyenangkan. Tepat pukul 16.00 kami dijemput menggunakan van, dan didalam van sudah berisi 2 pasangan lainnya yang akan ikut bersama kami untuk mengikuti city tour di sore ini. 2 pasangan lainnya berasal dari cebu, Filipina. Mereka menyangka bahwa saya dan suami adalah orang Filipina juga hihihihi… mengingat rupa kami sangat mirip dengan orang Filipina asli.

Tujuan pertama city tour kami adalah ke toko souvenir hihihihi.. dimana-mana mah sama aja yah si travel & tours nya kerjasama dengan toko souvenirnya hehehe. Tapi tidak diwajibkan beli kok :D jadi tenang saja kalau duitnya pas-pasan hahaha (eh ini maksudnya apa coba?). Dari toko souvenir kami langsung menuju Lualhati Park, letaknya tepat di pinggir laut dan dekat dengan dermaga coron. Pemandangan dari Lualhati Park ini sangat cantik, apalagi menjelang matahari terbenam. Tour guide kami dengan ramahnya menawarkan untuk mengambil foto kami :) tentu saja kami tidak menolak hihihihihi… Walaupun kami membawa monopod atau bahasa gaulnya tongsis (tongkat narsis) biar banyak foto kami berdua nya hihihihi.

image

Ini adalah hasil jepretan tour guide kami :)

image

Ini adalah hasil jepretan suami saya menggunakan tongsis hihihi

image

Pemandangan yang bisa dilihat dari Lualhati Park.

Dari Lualhati Park kami menuju Mt. Tapyas.. yeay! Jangan senang dulu deh… Pemandangan dari atas Mt. Tapyas ini memang indah banget… tapi untuk mencapai puncaknya, kita harus menaiki anak tangga yang jumlahnya sekitaran 740 anak tangga #fiuh hahahahaa. Saya harus beristirahat beberapa kali sebelum akhirnya sampai dipuncak Mt. Tapyas.. yeayyy :) Sungguh Ruarrr Binasa .. eh Luar biasa pemandangan dari puncak Mt. Tapyas ini. Kita bisa melihat pemandangan kota coron dengan sudut 360 derajat. Tapi sayangnya pada saat kami berada diatas, cuaca sedang mendung.. jadi pemandangan matahari terbenamnya kurang cihui, tapi tetep yah.. tidak mengurangi ketakjuban kami akan pemandangan dari puncak Mt. Tapyas ini. Dan kalau saja ada lift atau eskalator untuk menuju Mt. Tapyas ini… pasti saya rela bangun pagi-pagi untuk melihat sunrise dari atas sini. Tapi berhubung harus melewati 740 anak tangga sekali jalan (total naik dan turun adalah 1480 anak tangga), saya dan suami menggurungkan niat kami hahahahaha.

image

image

image

Sebelum menuju ke Maquinit Hot Spring (tujuan terakhir kami dalam city tour kali ini), kami mampir terlebih dahulu ke Coron Harvest Cashew Factory. Coron termasuk  daerah penghasil kacang mete :) Sempet beli beberapa bungkus kacang mete buat oleh-oleh keluarga. Hmm walaupun beli kacang mete langsung dari pabriknya.. tetep aja yah mahal hahahaha. Tidak lama kami berada di pabrik kacang mete, dari pabrik kacang mete kami langsung menuju Maquinit Hot Spring yang letaknya kurang lebih 20-30menitan dari pusat kota coron dengan kendaraan roda empat. Dari nama nya saja pasti tahu kan apa itu Maquinit Hot Spring? :) buat kita orang Indonesia sih biasa yah… ada banyak banget pemandian air panas yang berasal dari alam langsung hihihihihii. Eh tapi jangan coba-coba menyelam dengan mata terbuka di dalam kolam Maquinit Hot Spring hihihii mengingat air di Maquinit Hot Spring adalah air asin :D Untuk menuju kesini, bisa menggunakan tricycle dari pusat kota coron dengan biaya sekitar Php100-150/tricycle untuk sekali jalan. Seperti kebanyakan tempat wisata di Indonesia, ada biaya masuk sebesar Php150/orang untuk bisa berendam atau sekedar kepengen tahu Maquinit Hot spring. Kalau berencana kesana, jangan terlalu malam yah.. informasi yang saya dapat dari tour guide kami bahwa Maquinit Hot spring tutup pada pukul 20.00. Saya dan suami cukup merendamkan kaki saja disana, rasanya tidak ada hasrat untuk merendamkan badan hehehe #gaya.

Van membawa kami kembali ke penginapan/hotel kami sekitar pukul 20.00an. Yang membuat senang adalah… listrik di hotel sudah menyala yeay! Hahahaha… Langsung deh kami mandi dan bersiap untuk makan malam disekitaran hotel. Ada banyak pilihan tempat makan di coron. Dari warung-warung yang harga nya terjangkau (sekali makan sekitar Php200-300/orang) sampai restoran-restoran yang harganya lumayan.

Hari pertama di coron sudah bisa membuat saya dan suami langsung jatuh cinta pada tempat ini.

Bersambung…

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Posted 6 months ago

Jumat hampir selalu menjadi hari yang menyenangkan buat saya :) membayangkan 2 hari libur tanpa rutinitas kantor (kayak yang kerjanya sibuk aja..*well kadang kok*) bisa membuat semangat dan sumringah sepanjang hari. Dan yang paling penting adalah… saya nggak perlu ketemu engkong (you know who, right?).

Tapi tetap yah bagian favorit saya di akhir pekan adalah menghabiskan waktu dengan si mas kumis.

well.. since I’m deeply in love (as always) mau flashback ah…

Pertama kali honeymoon… eh maksudnya jalan-jalan perdana ke pulau tidung hihihihii berikut fotonya (oktober 2011).

Dan malam penghabisan tahun 2011, kami menghabiskan waktu di pulau pramuka.. Seru juga tahun baruan di pulau (31 desember 2011 - 2 jan 2012)

Trip di awal tahun 2012 kami ke pulau sumatra, yaitu lampung hihihii.. menginap di pulau sebesi dan trip ini sangat mengguras tenaga hahaha (2012 awal)

Pertengahan tahun 2012 kami ke pulau lombok dan bali. Liburan yang luar biasa menyenangkannya as always (mei 2012).

Dipenghujung tahun 2012, salah satu keinginan saya terkabul… berlibur ke pulau derawan, maratua dan sangalaki (november 2012).

Diawal tahun 2013 kita kembali berlibur ke bali… bisa dibilang liburan dadakan hahahaha karena dapat promo :) dan seneng banget bisa ngerasain seawalker! seruuuu (maret 2013).

Akhirnya pengalaman pertama kami liburan ke luar negeri sebagai pasangan :) Kalau ke Bangkok kayaknya mesti nyobain dinner cruise deh. Ini makan malam teromantis kami! (juli 2013)

Liburan yang baru saja kami lewatkan bersama, ke Singapore :) liburan singkat yang nggak kalah seru dengan liburan sebelumnya (september 2013).

Dan akan terus berlanjut pastinya…

Mahal kita mas ku sayang :*

Posted 7 months ago

Beberapa hari ini saya sibuk banget *lebay* ngurusin tender… Tapi Tuhan itu adil yah :)

Akhirnya penantian saya selama ini..berakhir juga :) Lengkap sudah tiket CGK-MNL-USU-MNL-CGK yeay! *sibuk tapi masih bisa nge issued tiket hihihihi* dan semua nya saya dapatkan dengan harga  promo.. Thanks to Cebu Pacific Airlines yah.

Berikut contekan foto-foto coron :) Semoga pada hari H nya tidak ada halangan yah, amin.

Sources :

http://paradiseintheworld.com/coron-palawan-philippines/

http://www.bubblews.com/news/39977-dream-destination-1-coron-palawan-philippines

Posted 7 months ago

Trip singkat ke Singapura

Sedikit lega kalau saya selesai mengupdate blog :) artinya utang saya berkurang hihihihi… sebenarnya tujuan saya menulis blog bukan ingin pamer, melainkan untuk catatan diri saya sendiri :) menyimpan tulisan secara online harusnya lebih aman lah yah :) dan bisa saya akses kapan saja dan dimana pun saya berada :) Syukur-syukur kalau tulisan atau pengalaman saya bisa bermanfaat juga untuk orang lain.

Kali ini saya akan bercerita tentang perjalanan singkat saya di Singapura, iya singkat… soalnya saya di Singapura nggak lebih dari 24jam hihihihi. Nggak tahu kenapa saya benci banget sama Singapura T_T apalagi setelah saya mengunjungi Bangkok. Biaya 1 hari di Singapura sama dengan biaya 3 hari di Bangkok hiksss (tapi tetep aja tiap tahun ke Singapura) hehehehehe. Jadi alesan benci nya karena di Singapura mahal-mahal :D Belum lagi nilai rupiah yang melemah, tahun lalu saya ke Singapura kursnya masih Rp.7,500an, kemarin saya nuker Rp.9,150 wow banget kan?

Jadi tiket yang saya beli di awal tahun lalu Jakarta - Singapura PP seharga 440ribu/orang itu untuk 3hari liburan di Singapura. Tapi berhubung cuti sudah minus :’( dan sudah kadung menjanjikan si anak gadis ini “Junti Karado” ke Universal Studios Singapore. Pikir dipikir… ehm… kapan lagi dapetin tiket murah? tahun depan pasti nggak bakalan dapet 440ribu PP. Tapi nggak mungkin banget saya cuti banyak-banyak… karena bulan november mau ngutang cuti 3 hari :D Akhirnya saya memutuskan untuk membeli tiket Jakarta-Singapura dan memakai tiket lama untuk pulangnya (karena tiket Singapura-Jakarta sudah pasti lebih mahal karena ada tambahan biaya Airport Taxnya). Setelah hunting tiket tigerairways dan Jetstar.. akhirnya saya nemuin jam yang pas dan tentu saja dengan harga yang murah juga :D Jetstar! Untuk Jakarta - Singapura sekali jalannya cukup membayar 270ribu saja per orangnya. Tapi sayang banget pada saat saya ingin melakukan pembayaran melalui websitenya, transaksi gagal terus T_T saya sudah mencoba berbagai jenis kartu kredit, tetap hasilnya gagal juga. Sempet sebel banget deh… mana udah mepet (takut harganya naik hahahaha tetep emak-emak banget yah). Akhirnya saya menyerah booking melalui websitenya, langsung saja saya telpon call centernya untuk booking tiket. Tapi yah… harganya lebih mahal loh kalau booking via call center, jatuhnya per orang 320ribu. Tapi yah mau bagaimana lagi hiks… (padahal lumayan yah itu selisih 50ribu dikaliin 3 orang).

Jadi pesawat kami untuk rute Jakarta-Singapura jam 21.35, berangkat dari rumah jam 18.30, parkir di terminal 2. Sampai bandara jam 19.30 langsung check in dan antri imigrasi, karena cuma 1 hari jadi kami ngga beli bagasi. Karena belum makan malam… mampir dulu di coffee shop di dalam bandara, lumayan makan burger buat ngeganjel perut. Saya ngga menyarankan yah makan di bandara hahahaha karena harganya lumayan :D saya juga itu terpaksa kok :)

Pesawat Jetstar ini on time banget dan yang saya suka dari Jetstar adalah kursinya yang lebar. Yang pasti lebih lebar daripada Tigerairways dan Airasia. Soalnya pas saya mau senderan ke si mas kumis, kok rasanya jauh banget yah :D

Tiba di Singapura tengah malam, proses imigrasi cepet karena kosong. Kami langsung antri taksi, karena udah nggak ada MRT hiks… Oh yah, naik taksi dari bandara kena biaya ekstra SGD10 :( Emang yah dimana-mana taksi di bandara tuh nyebelin semua, disangkanya yang naik pesawat duit nya banyak apa yah? :D Biaya taksi dari Bandara Changi ke Hotel Fragrance Ruby sebesar SGD22 tapi saya kasih SGD25, karena abang-abang supirnya …eh maksudnya pak supirnya ramah sekali hihihihi. Saya sudah beberapa kali ke Singapura, dan baru kali ini menginap di Hotel Fragrance Ruby di jalan Geylang. Well saya tahu… Geylang bukan tempat yang bagus hahahahaha secara itu daerah prostitusi. Rencana awal mau booking di Hostel The Hive didaerah serangoon road, tapi karena private room nya sudah full.. yah mau tak mau cari alternatif hotel lain yang murah. Yang paling murah dan dekat dengan stasiun MRT yah ini sih yang saya temukan… Hotel Fragrance Ruby. Sebenernya hotel ini OK banget kok. Kamar tidur dan kamar mandi nya bersih banget… tapi yah itu.. berada di daerah prostitusi. Nilai plusnya.. ada banyak toko makanan yang buka 24jam hihihi semacam sevel :D

Jam 01.00 Kami tiba di hotel, langsung bersih-bersih dan baru bisa tidur jam 2an pagi. Jam 05.30 saya sudah dibangunkan oleh alarm, tapi diluar masih gelap banget yaiyalah hahahaha sebenernya waktu Singapura itu sama dengan Jakarta, tapi karena alasan bisnis/ekonomi.. mereka memajukan jam nya menjadi 1 jam lebih awal daripada yang seharusnya. Jam 06.00 kami udah pada siap, tapi karena diluar masih gelap hahahaha… jadi kami enggan check out. Akhirnya jam 06.30 kami check out juga, denger di berita bahwa Singapura beberapa hari ini hujan terus. Sempet deg-degan juga. Rencana awal nya, pagi ini kami akan ke Merlion Park dulu. Dari stasiun Aljunied kami turun di stasiun Raffles Place. Eh begitu mau keluar ke pintu exit, ternyata diluar udah hujan deres banget T_T Akhirnya kami memutuskan untuk langsung menuju pulau Sentosa. Dari stasiun Raffles Place kami menuju ke Vivo City (stasiun Harbour Front). Untuk menuju pulau sentosa, cara nya gampang kok… turun di stasiun Harbour Front, cari exit yang menuju Vivo City dan langsung ke lantai atas (lantai 3) dan dari sana kita harus membayar SGD4/orang (beli di mesin) untuk tiket monorail ke pulau sentosa. Jam 8an pagi kami sudah tiba di Vivo City, sarapan di mcD dulu.. makan 3 burger di mcD dengan 2 minum sekitar SGD12 hiks.. mahal yah hahahaha. Selesai makan kami langsung menuju ke lantai atas, foto-foto dulu sebentar :) karena masih pagi, jadi masih sepi :) enak…

Jam buka Universal Studios Singapore jam 10 pagi, dan banyak keuntungan jika kita datang pagi… bisa foto-foto tanpa banyak gangguan hehehehee. Bisa foto di bola dunia UNIVERSAL tanpa ada orang-orang dibelakangnya hehehe. Oh ya, semua wahana wajib di coba yah. Tapi tetep favorit saya Transformer :)

Oh yah, karena segala macem di Singapura mahal… termasuk air mineral. Ada baiknya bawa tempat minum sendiri atau botol bekas air mieralnya jangan dibuang. Jadi kalau kita punya botol air mineral bekas, tinggal refill aja :D Hampir di setiap sudut ada banyak air minum gratis (drinking fountain) hihihihii kan lumayan loh menghemat puluhan ribu :D

image

image

image

image

image

image

Katanya ke Singapura kalo belum ke Merlion, belum afdol hahahaha… Karena ini pertama kalinya buat si mas kumis, jadi kita bela-belain ke Merlion walaupun hujan mengguyur hihihihi… sebenernya mas kumis sih santai aja, nggak ke Merlion juga gpp. Tapi saya yang maksa hihihihi, soalnya saya pengen eskrim potong yang banyak dijual disekitaran Merlion Park #modus.

Jadi setelah makan eskrim potong dan foto-foto sebentar di Merlion Park, kami memilih langsung menuju bandara changi menggunakan MRT mengingat pesawat kami dijadwalkan jam 20.55 dan alhamdulilah on time yah.

Hari yang sangat melelahkan sekaligus menyenangkan :)

Berikut adalah rincian biaya yang kami keluarkan (tanpa tiket pesawat yah) :

  • Taksi dari bandara ke Hotel = SGD25
  • Menginap semalam di Hotel Fragrance Ruby = SGD60
  • Tiket USS = SGD74 (dewasa) & SGD54 (anak-anak)
  • Jajan kue kentang = SGD9
  • Tiket Monorail menuju USS @SGD4 = SGD12
  • Sarapan di McD bertiga = SGD12
  • Jajan Nachos = SGD6
  • Makan siang bertiga di USS = SGD24
  • Tiket MRT bertiga seharian = SGD24
  • Makan malam di bandara bertiga = SGD25

Well, liburan singkat yang lumayan mengguras uang buat saya hihihihi tapi paling tidak si anak gadis Junti Karado udah nggak kepo yah sama Universal Studios Singapore :)

Posted 8 months ago

Day I Jakarta - Bangkok (part II)

Karena di pasar chatuchak terbilang ramai dan kami juga sibuk dengan barang bawaan, jadi tidak sempat foto-foto. Bisa dibilang liburan kali ini, minim foto. Foto dibawah saya ambil dari google yang merupakan penampakan chatuchak weekend market.

image

image

image

image

Setelah perut kenyang :) kami masih melanjutkan hunting oleh-oleh umtuk orang rumah. Cewe-cewe yang hobi belanja, wajib ke pasar chatuchak yah. Barang disini bagus-bagus dan harganya jauh lebih murah daripada di jakarta. Untuk kaos laki-laki dengan kualitas bagus di jual seharga THB200 saja (sekitar Rp. 70.000), kaos-kaos cewe seharga THB100 (sekitar Rp. 35.000) sudah dapet yang bagus. Dan pastikan kalian kalo ke pasar ini, pas weekend yah… karena pasar ini hanya buka pas weekend saja :D

Bangkok nggak cuma sebagai surga belanja, tapi juga surganya jajanan :) sebelum menuju ke hotel, kami membeli sebungkus mango sticky rice di pinggir jalan menuju stasiun Mo Chit. Dari pasar chatuchak cukup berjalan sekitar 5 menit untuk mencapai stasiun Mo Chit. Setelah memperhatikan banyak orang bagaimana cara menggunakan mesin tiket BTS hahahahaha akhirnya kami menukarkan uang kertasan kami di loket dengan uang koinan (di beberapa stasiun, loket hanya berfungsi sebagai penukaran koin saja T_T bukan sebagai  tempat pembelian tiket) Akhirnya kami membeli tiket BTS tujuan Phaya Thai seharga THB30/orang. Dengan menggunakan BTS dari Mo Chit ke Phaya Thai terasa cepat sekali (emang jaraknya juga tidak terlalu jauh sih hehehehe) kurang lebih 10menitan kali yah. Setelah turun di stasiun Phaya Thai, kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan Aiport Rail Link menuju Ramkhamhaeng dengan harga tiket sebesar THB25/orang (kurang lebih). Dari stasiun Phaya Thai menuju stasiun Rhamkhamhaeng kurang lebih 10menitan lah. Beruntungnya kami karena mendapat hotel yang letaknya bersebrangan dengan stasiun :) cukup jalan 3menit, sudah sampai deh di hotelnya. Paket promo yang saya beli melalui airasiago adalah menginap 2 malam di hotel Nasa Vegas, hotel ini masuk kategori bintang 3. Bangunan hotel terbilang besar, walaupun terlihat agak tua yah. Untungnya saya dan si mas kumis itu.. tipekal orang yang santai dan nggak terlalu rewel. Tiba di hotel, nggak perlu menunggu lama karena kami tiba di hotel sudah masuk jam check in (selalu perhatikan jam check in dan check out hotel / hostel yah). Kesan pertama ketika masuk kedalam kamar hotel… alhamdulilah ada jendela dan toilet *yaiyalah* hahahahahaha.. Karpet didalam kamar kayaknya udah 10tahun nggak ganti deh *mulai sotoy* hehehehe soalnya itu karpet model lama banget. Tapi yang terpenting sih, kamar mandinya bersih banget :) kelebihan hotel ini cuma ada 2: dekat dengan stasiun dan ada bathtub nya (bahkan dikamar yang paling murah sekalipun) hehehehe.

Sesampainya dikamar, kami bersih-bersih dan istirahat sebentar. Sekitar jam 6an sore kami menuju siam, rencana awalnya mau ke asiatique tapi berhubung gerimis.. kami mengurungkan niat kami, dan beralih ke siam center dan sekitarnya. Siam center itu semacam kumpulan beberapa mall besar.. nggak beda jauh dengan mall-mall yang ada dijakarta, bedanya disini orang-orangnya cakep-cakep hehehehe. Kalo mau cari cemilan khas thailand dan baju-baju murah (semacam pasar kaget), diseberang siam center ada siam square, tinggal nyebrang aja. Saya sih lebih tertarik di siam square yah hehehee Jangan lupa nyobain rujak pepaya kepiting yah… ada banyak disekitaran siam square.

image

image

Sumber foto pasar chatuchak : http://www.bangkok.com/shopping-market/popular-markets.htm / copyright: AsiaWebDirect

Posted 8 months ago

Day I Jakarta - Bangkok (part I)

Setelah browsing dan memastikan bahwa parkiran motor di bandara terminal 3 aman untuk di inapkan beberapa malam. Kami memutuskan untuk membawa motor, iya bawa motor… soalnya lebih praktis (padahal emang belum punya mobil hihihihii).. punya sih, punya orang tua tapi :p Dan mengingat liburan kami hanya 3 hari saja, jadi kami rasa gpp lah titip motor di bandara terminal 3. Malam sebelumnya, kita pasang alarm jam 03.30 dan seperti biasa… molornya berkelanjutan, akhirnya baru bangun jam 04.00 :) langsung kedebak-kedebuk… mana belum sahur pula (sahur? kayak yang puasa aja yah), cuma sempet minum teh manis hangat.

Jadwal penerbangan jakarta - bangkok kami jam 07.25 pagi, kami berangkat dari rumah jam 04.30 dan harusnya cukup sekitar 15menitan saja sudah sampai bandara, tapi karena si bapak kumis aka mas sahid salah belok hihihihi jadilah 25menitan kami baru tiba di parkiran bandara terminal 3 :) Untungnya punya kekasih orang cengkareng yah…. jadi bisa numpang bobo semalem dirumahnya sebelum berangkat ke bandara subuh-subuh, ngirit biaya transport hehehe udah sih untungnya itu aja :p

Kirain yah flight pagi itu nggak bakalan delay :) Tapi ternyata kena delay juga hihihi yang seharusnya berangkat jam 07.25 diinformasikan akan delay 20menit, tapi akhirnya baru take off sekitar jam 08.00. Diatas pesawat, kami sempat berkenalan dengan orang thailand yang ramah banget, kebetulan karena dia duduknya bersebelahan dengan kami.. nggak tau mesti senang atau jengkel yah hahahahaa (i’ll tell you later). Nama nya mr Sampol :) Baru juga naro bokong diatas kursi pesawat, langsung diajakin ngobrol sama si mr Sampol (padahal niat awalnya, mau langsung bobo diatas pesawat secara kan kurang tidur). Dan langsunglah kita di teror banyak pertanyaan oleh mr Sampol: Pertama kali pergi ke bangkok kah? Mau kemana aja selama di bangkok? Menginap dimana di bangkok? Perlu saya kasih tau nggak arah ke hotelnya? Mau honeymoon yah?. Yah pokoknya semacam itu lah (dalam bahasa inggris dengan logat bangkoknya yang terkadang saya suka ngga paham lafalnya)… nggak berhenti-henti dah itu si mr Sampol hahahahaaa… Mungkin maksudnya mr Sampol itu baik yah :) kekasih saya langsung bisikin saya “Wahhh… kita salah tempat duduk nih” hahahaha. Nggak cuma nanya-nanya, si mr Sampol juga curhat masalah transportasi di jakarta… rumit katanya. Saya sebagai orang indonesia malu sih emang :’( hiks. Sampai pesawat diatas udara pun, mr Sampol nggak berhenti-hentinya ngoceh… sebenernya saya bisa aja sih cuekin mr Sampol dan kekasih saya ngobrol. Tapi kasihan…. bukan apa-apa, kalau mereka berdua ngobrol, suka pada ngga paham satu sama lain ngomong apa hahahahahaaa… Eh ini jadi panjang lebar ngomongin si mr Sampol :D

Kembali ke topik yah… kita lupakan mr Sampol :) Jam 11 siang, kita mendarat dengan selamat di bandara Don Mueang, Bangkok :) Yeay!… ini adalah trip luar negeri perdana kami :) Biasa nya kan domestik terus, atau nggak.. saya liburan ke luar nya bersama keluarga. Pas beli tiket promo ini, sebenernya saya sempet ditegur kekasih saya… katanya saya nggak bisa yah kalo melewatkan promo? :D Eh pas liburan, kekasih saya itu malahan lebih excited daripada saya hahahahahhaaa. Cipok juga nih.

Setelah proses imigrasi dan pengambilan bagasi selesai. Saya masih heran dengan terminal kedatangan di Don Mueang ini…. ini bandara apa rumah sakit? horor dan sepi banget hahahahaa. Rencana awalnya kita berniat mau naik taksi saja dari bandara menuju Hotel, tapi setelah di pikir-pikir setelah tiba di pintu exit. Kita melihat ada bis dengan no A1 menuju ke stasiun Mo Chit dengan biaya THB30/orang, agak mahal memang… tapi bis ini bagus dan nyaman sekali :) Dari bandara menuju stasiun Mo Chit ditempuh dengan waktu kurang lebih 30menitan. Kita diturunin bukan di stasiunnya, tapi semacam di halte sekitaran mo chit dan chatuchak park. Karena weekend, jadilah sangat ramai di sekitaran chatuchak. Dengan membawa tas deuter 60liter, akhirnya kami memutuskan mau langsung saja ke chatuchak weekend market (rencana awalnya mau naro tas dan istirahat sebentar lalu balik lagi ke chatuchak market sorenya, karena ngga tega liat kekasih bawa tas gede gitu). Eh ternyata di chatuchak market, banyak juga yang bawa koper gede-gede hahahaaa… Dan saya langsung jatuh cinta sama pasar ini hehehee… jajanan dan cemilannya itu loh… menggoda banget. Setelah muter2 dipasar dan langsung beli beberapa oleh-oleh buat orang rumah. Akhirnya rasa lapar datang juga… Nggak susah kok mencari tempat makan halal di pasar chatuchak :) Akhirnya kita makan nasi kuning + ayam goreng seharga THB60 dan gelas berisi es seharga THB2 (karena waktu itu masih nyimpen air mineral botol… jadi yah nggak beli lagi mineral water hahahahahaha tinggal tuang aja deh itu air ke gelas berisi es).

To be continued..

Posted 1 year ago
Posted 1 year ago

Sebagai salah seorang yang gemar jalan-jalan, walau tidak sering dan hanya pergi bila ada kesempatan dan juga uangnya. Saya sangat mengagumi keindahan alam Indonesia. Sungguh Indonesia itu sangat kaya. Negara yang terdiri dari banyak pulau (semua orang juga tahu kayaknya hehehehe) walaupun sudah banyak pulau yang di ambil oleh negara tetangga, tapi kita tetep yah… stok pulau kita masih banyak :)

Sebagai orang yang selalu ingin menikmati keindahan alam, harusnya kita juga ikut menjaga nya. Biar semua orang juga bisa menikmati nya. Karena ada banyak contoh deh. Dulu beberapa tahun yang lalu pulau tidung di kepulauan seribu aja bersih, menarik, dan karang-karangnya masih pada bagus. Terus beberapa bulan yang lalu, temen balik dari pulau tidung… kata nya kotor lah, karangnya banyak yang rusak lah, jembatannya sudah tidak layak lah dan banyak keluhan lainnya :( Uh… sedih kan dengernya. Rasa nya tidak adil yah… orang-orang yang datang nya lebih dulu bisa menikmati indahnya, lalu yang datang belakangan dapat sisa nya.

Memang agak susah yah memberitahu orang untuk tetap menjaga alam dan fasilitas yang ada, atau minimal jangan membuang sampah sembarang deh. Saya pernah menasehati salah seorang teman yang membuang sampah sembarang, dan bukannya malu yah jika di tegur. Alih-alih dia malah bicara gini “Lah nanti kan ada yang nyapu” Ehmm ayo lah teman-teman, masa hal seperti ini saja mesti di ajarin. Atau kadang ada yang mengeluh “terpaksa buang sampah sembarangan karena memang tidak ada tempat sampahnya” well, itu tidak dibenarkan juga loh. Kan sampahnya bisa di simpan dulu dan dibuang kemudian bila sudah menemukan tempat sampah. Segampang itu teman-teman :)

Nah bila dari diri sendiri sudah menanamkan itu, kemana pun kita pergi… harusnya kita juga bisa menjaga lingkungan yang ada disekitar kita. Tidak hanya masalah membuang sampah, tapi juga menjaga alam. Contohnya pada saat snorkeling sebisa mungkin tidak menginjak kaki di atas karang yang mudah patah. Lalu jika kita berlibur kesuatu tempat, jangan pernah membawa pulang biota laut ke tempat yang bukan seharusnya! contohnya: membawa pulang bintang laut, penyu, telur penyu dll… itu sama saja membunuh, karena mereka tidak akan bisa hidup di lingkungan yang bukan tempatnya/seharusnya. Dan yang paling penting jangan pernah membeli apapun yang terbuat atau berasal dari hewan/binatang yang langka/di lindungi. Ini contoh kecil yang sangat berarti. Karena selama masih ada pembeli, para penjual itu akan tetap terus menjual cenderamata terlarang tersebut.

Kan kasian anak cucu kita nanti nya. Mereka belum tentu bisa merasakan apa yang kita rasakan sekarang, karena makin lama alam yang ada di Indonesia ini akan rusak. Iya rusak, jika kita tidak menjaga nya dari sekarang. Terdengar munafik? hahahaha kalau tidak dimulai dari diri kita sendiri, siapa lagi? :)

Berikut adalah link-link yang patut di baca untuk menambah pengetahuan kita dalam menjaga lingkungan, khususnya bawah laut :

http://forum.kompas.com/green-global-warming/32790-menjaga-keindahan-dasar-laut.html

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberitaminggu&kid=14&id=56294

http://artikel-copaste.blogspot.com/2012/08/6-tips-menjadi-penyelam-yang-ramah.html

http://wartawarga.gunadarma.ac.id/2011/03/keindahan-laut-bi-2-softkills-2/

Atau bisa langsung googling aja yah (semua orang juga tahu kalo ini yah heheheheee)

Intinya… Jangan asal liburan yah teman-teman :) Jadilah traveller yang pintar (apa coba) hahahahaa.

Posted 1 year ago

Trip to Derawan (part 6)

Hari terakhir di pulau derawan :(

Sebelum alarm berbunyi, saya udah bangun… itu gara-gara hujan lebat hahahaha hiksss. Uh sempet was-was juga, bagaimana ini kalau hujannya tidak reda juga. Gimana cara nya ke tanjung batu kalau hujan deras? :( padahal pas baru tiba di derawan, kami juga kehujanan di tengah perjalanan dari tanjung batu ke derawan hehehe. Mengingat pesawat kami yang menuju balikpapan jam 14.45. Setelah sempet deg-degan, akhirnya jam 05.30 hujannya reda :) alhamdulilah yah. Mas sahid sudah mulai packing-packing sejak bangun tidur, saya bagian bantu ngeliatin aja hahahahaa plus ngacak-ngacak barang :p

Selesai packing, kami sarapan roti dan teh manis yang disediakan oleh danakan homestay. Sambil menunggu jemputan speadboat, kami duduk-duduk di dermaga danakan. Bener-bener yah… hanya dengan duduk-duduk di ujung dermaga dan memandang alam sekitar, rasa nya tuh damai banget. Ah andai saja saya bisa lebih lama berada di pulau derawan :(

Jam 07.30 speadboat datang menjemput kami. Kami tidak sendiri di speadboat, sebelumnya sudah ada 4 penumpang di dalam speadboat tersebut. Maklum saja karena speadboat yang kami tumpangi adalah speadboat reguler yang biaya nya 50ribu/org saja, murah bukan? :) Dari derawan menuju tanjung batu ditempuh sekitar 30-45menitan tergantung ombak dan cuaca.

Tiba di tanjung batu jam 8an dengan selamat, alhamdulilah yah :) bang ilham sudah siap disana. Sebelumnya kami sudah wanti-wanti ke abang ilham, bahwa untuk transport dari tanjung batu ke tanjung redeb (bandara berau) kami mau naik yang reguler saja karena sebelumnya pas berangkat menuju derawan kami sudah carter. Nah si abang ilham ini baik hati banget… walaupun penumpang mobil xenia nya cuma 3 org (kami berdua + 1 org penumpang lain) kami tetap dapat harga reguler yaitu 75ribu/org dan nggak pakai acara menunggu penumpang sampai penuh.

Perjalanan tanjung batu ke tanjung redeb tuh yah… jujur aja membosankan hahahahaa… saya sampe ketiduran, terus kebangun, terus ketiduran lagi, kebangun lagi… tapi belum nyampe-nyampe juga hahahahaa jalannya berliku-liku dan terkadang banyak lubang. Pemandangannya pun cuma hutan aja seperti pada foto berikut… sinyalnya juga naik turun, jadi ngga bisa update status twitter deh (apa coba?) hahahaha yang ada kalo sambil main hp, bisa-bisa muntah :p

Kami tiba di bandara jam 11 kurang. Ngga tau mesti seneng atau sedih hahahahaa… soalnya pesawat kami yang menuju ke balikpapan itu jam 14.45 wita hahahaha, masih lama cynn.

Karena perut juga sudah mulai lapar hahahaa… akhirnya kami memutuskan makan di warung makan yang letaknya disamping bandara. Bandara kalimarau berau ini ketika terakhir saya kesana, masih belum menggunakan bangunan baru nya. Jadi yah layaknya bandara di pedalaman.. jadi ala kadar nya… Oh ya, ngomongin warung makan ehmmm… makan 2 mangkok indomie telor + 2 es teh manis + 2 bungkus kacang kecil = 50ribu hahahaha Ya Allah mahal bener yakss… kalau dijakarta paling cuma 15ribu aja tuh. Saya sampe kaget pas denger dan sampe nanya “Berapa bu?” nya berkali-kali hahahaha kali aja salah denger :p (ngarep) Mana si ibu penjualnya cemberut mulu T_T kayak yang banyak masalah (mulai sok tahu) atau emang settingan muka nya kayak gitu yah? hahahaha Ya Allah maaf yah, saya jadi ngomongin orang *jitak diri sendiri*. Nah ini lah tampilan warung makan nya.

Mas sahid dan tas deuter kesayangannya :D yang sampe kebawa-bawa mimpi hahahaa

Ini ruang tunggu bandara kalimarau, berau

Pokoknya hari terakhir ini tuh judulnya nungguuuuu… hahahaaa Soalnya pesawat sriwijaya yang seharusnya take off jam 14.45 wita delay teman-teman. Sebenernya sih ngga kaget. Karena sejak saya duduk di ruang tunggu, berita yang di sampaikan… semua nya berita keterlambatan pesawat semua hehehe. Ruang tunggu yang di dalam nya sih lumayan nyaman kursi nya empuk… tapi yah kursi nya itu agak bau :( dan ruangannya sempit. Ya sudahlah dinikmatin aja hahahaa saya juga belum mandi sih dari tadi pagi.

Sepanjang perjalanan berau - balikpapan di pesawat, rasa nya tuh lebih deg-degan daripada rasa takut ketinggalan pesawat hahahaa… soalnya berawan banget, pesawat tuh goyang-goyang nya lumayan T_T

Jam 17.00 wita pas kami tiba di balikpapan yeayy… untung delay nya cuma 1 jam yah. Saran saya sih, kalau kita berpergian dan harus transit ganti pesawat, usahakan kasih jeda yang agak jauh. Tahu sendiri kan airlines di indonesia raya ini hobi banget delay.

Ngomongin balikpapan, beruntungnya yah kami… karena ada kakak saya di balikpapan Yeay huraiii #lebay kami di jemput buat makan kepiting dandito di dekat bandara sepingan yeayyy… kepiting dandito itu kesukaan saya dan mas sahid :D rasa nya maknyuss banget deh pokoknya. Kan sambil menunggu jadwal pesawat kami yang menuju jakarta jam 20.35 wita.

Ini dia penampakan kepiting dandito

Dan seperti saya bilang sebelumnya… hari ini tuh judulnya nunggu hahahaaa… soalnya pesawat citilink jurusan balikpapan - jakarta yang seharusnya berangkat jam 20.35 wita delay 1,5 jam hahahaha. Karena delay, pihak citilink memberikan kami roti dan minuman (pelit banget yah) hmmm tapi yah lumayan lah… daripada ngga dikasih apa-apa :p

Jam 22.00 wita pesawat take off menuju jakarta. Dan sepanjang perjalanan saya tidur pulas :D Tiba di jakarta jam 23.00 wib Alhamdulilah.

Budgetnya akan saya rinci di postingan selanjutnya yah :)

- The End - (gaya bener yah hahahahaa)

Postingan terkait