Love Life and Life will Love you back

Feb 21

Setelah menikah kurang lebih 3 bulan, akhirnya kebahagiaan kami bertambah :) Alhamdulillah.

Jadi cerita nya, saya selalu rutin untuk smoothing rambut tiap beberapa bulan sekali. Dan pas kebeneran pak suami udah ribut aja nyuruh saya ngerapihin rambut :D Jadi H-1 sebelum nyalon saya testpack dulu untuk memastikan bahwa saya sedang tidak dalam keadaan mengandung mengingat zat kimia yang terkandung dalam bahan smoothing kan memang tidak boleh di aplikasikan ke wanita yang sedang mengandung. Kalau dihitung-hitung sih saya belum yang termasuk telat menstruasi nya, mengingat siklus menstruasi saya 35-40hari. Nah testpack pertama, hasilnya 2 garis :D namun yang satu garis agak buram. Sempat ragu… ini hamil atau engga yah, saya dan pak suami nggak mau GR dulu hihihihi. Saya suruhlah pak suami beli testpack lagi dengan merk yang berbeda… pagi-pagi nya saya testpack lagi dan hasilnya tetap 2 garis :D masih agak buram yang satu nya sih, tapi garisnya kali ini terlihat agak tebal dibanding testpack sebelumnya. Tapi saya dan pak suami tetap nggak mau GR dulu hihihihi. Mau ke dokter kandungan takutnya masih terlalu dini. Dan selang 4 hari kemudian saya masih tetap kepo hahahaha, akhirnya beli lagi lah testpack dengan merk yang berbeda lagi. Keesokan pagi nya saya tes lagi, dan kali ini hasilnya 2 garis yang sangat jelas :) tetep nggak mau GR hahaha, rasa nya nggak tenang kalau belum bertemu dokter :)

Akhirnya nyocokin jadwal kantor pak suami, baru lah rabu sore (12/02) kemarin kami menyempatkan periksa ke dokter kandungan di RSIA Muhammadiyah Taman Puring. Karena sebelumnya saya sudah pernah daftar di RSIA Muhammadiyah TP, jadi untuk mendaftar.. cukup via bbm saja :) Iya via bbm, selain praktis dan murah.. respon dari admin bbm RSIA Muhammadiyah TP pun sangat cepat :)

Saya daftar via bbm sekitar pukul 12.30 siang, dan ternyata dapat no antrian 8 :) Dokter kandungan yang memeriksa saya adalah Dr. Fara Vitantri, SpOG atas saran teman saya. Rencana awal sih mau nya konsultasi dengan Dr. Prima Progestian, SpOG tapi sore itu pas tidak ada jadwal prakteknya Dr. Prima, jadi lah saya di periksa oleh Dr. Fara yang menurut saya sangat baik dan ramah :)

Mengingat masih sangat dini usia kehamilannya, akhirnya USG nya melalui miss V atau biasa disebut USG Transvaginal. Dan ketika di USG.. benar saja ada kantong kecil :))) menurut perkiraan USG, usia janin sekitar 5 minggu :) Pak suami langsung sumringah pas bu dokter bilang bahwa saya hamil dan melihat layar monitor sudah ada kantung baby nya :)

Feb 19

At RSIA Muhammadiyah Taman Puring

Alhamdulilah rezeki :) – at RSIA Muhammadiyah Taman Puring with Sahid – See on Path.

Feb 06

Jodoh itu memang tidak bisa ditebak yah. Saya mau flashback waktu awal-awal menggenal suami saya. Maaf yah buat yang baca hahahahahaha *loh, kayak ada yang baca aja*

Saya termasuk orang yang suka berteman dengan siapa saja, terbuka, sangat positive thinking (kalau kata pak suami, saya suka meremehkan masalah hahahaha bukan meremehkan sebenernya, tapi nggak mau ambil pusing hihihi beda nya apa coba?) dan galak (kata beberapa orang sih… temen kantor, suami, rekanan kerja dan banyak lagi….. oh itu semua orang yah kalo gitu? :p)

Suami saya? nggak mau terlalu dekat dengan orang, tertutup, pemikir dan semua kebalikan dari saya :)

Jodoh itu nggak selalu mempunyai sifat yang sama.

Berantem? Berbeda pendapat? sering! tapi pada akhirnya kami saling mengucapkan “I love you”.

Pertama kali ngeliat pak suami dikantor (dulu kami 1 kantor)…. wah nih cowo lumayan manis juga (semoga yang baca nggak pada pingsan yah hihihi), langsung nyes nyes gimana gitu hati saya pertama kali ngeliat dia *dramatisir + lebay*. Tapi saat itu dia sudah ada yang punya. Saya pun demikian. Tapi pernah denger kan istilah rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri? Hooh… artinya pacar orang lain lebih manis daripada pacar sendiri Hahahahaha (tapi istilah ini sudah tidak berlaku yah buat kami sekarang).

Well… inti nya, jodoh terkadang tidak disangka-sangka :)

Feb 01

Jan 29

Biaya selama 5 hari 4 malam di coron dan manila, Philippines

Sebenarnya jika kita berlibur ke coron, tidak perlu untuk mengambil full package seperti kami. Cukup mengambil daily tour saja yang banyak disediakan travel and tours yang bertebaran di coron atau bisa booking melalu coron galeri. Pertimbangan kenapa kami mengambil full package, karena liburan kali ini spesial :) Iya edisi bulan madu hahahaha jadi mau sedikit eksklusif lah :) Untuk paket yang kami ambil, kami booking melalui Hopping Buddies yang kemudian bekerja sama dengan Calamian Islands Travel and Tours yang melayani kami di coron selama 4 hari. Pasti pada heran yah.. kenapa saya tidak booking langsung saja ke Calamian Islands Travel and Tours? well karena budget terbatas, jadi saya harus pintar-pintar memilih travel and tours yang harga dan service nya sesuai dengan yang saya dan suami mau. Sebelumnya saya sudah mencek harga mereka di website… harga nya lumayan mahal hahahaha. Akhirnya saya mengirim email ke Hopping Buddies, minta paket yang disesuaikan dengan kami (tanpa penginapan, karena kami booking sendiri via agoda.com. Untuk harga penginapan ataupun hotel di coron sangat terjangkau dari kisaran Rp.150.000an/malam sampai jutaan rupiah pun ada, jadi tidak usah khawatir.) Ternyata saya bisa dapat harga yang lebih murah dari semua travel and tours di coron yang telah saya googling. Dan setelah kami tiba di coron, yang akan melayani kami selama 4 hari adalah Calamian Islands Travel and Tours :) yah secara mereka kerjasama. Senang lah kami, karena setahu saya Calamian Islands Travel and Tours itu direkomendasikan oleh banyak orang karena service nya yang OK (baca di facebooknya mereka).

Berikut adalah biaya yang kami keluarkan selama 5 hari 4 malam di Coron dan Manila, Philippines.

Biaya dibawah adalah hitungan 2 orang yah :)

image

kurs Php1 = Rp.300

Biaya diatas belum termasuk jajan dan beli aqua yah :)

Kalau menurut teman-teman biaya diatas mahal. Sangat mungkin sekali untuk menekan biaya selama di coron :) berikut saya rinci estimasi biaya nya

Hotel : Rp.150.000an/malam s/d jutaan/malam

Makan: sekali makan P150-300/org (Rp.45.000- Rp.90.000/org)

Transport Bandara - Kota Coron (1 way) : P150/org (Rp.45.000)

Island Hopping (daily tour) : P600-1000/org (Rp.180.000-Rp.300.000/org)

Terjangkau bukan? :)

Jadi… kapan kalian ke coron? :D

Jan 22

Trip singkat ke Manila [part 2 - end]

Day V : 04 Desember 2013

Pagi ini kami bangun agak malas-malasan… mengingat hari ini adalah hari terakhir liburan kami. Sedih karena lusa kami harus kembali ke rutinitas hahahaha. Oh yah hotel yang kami bayarkan sebesar P3,300/malam (Rp.990,000/malam) itu belum termasuk sarapan loh yah hahaha. Sarapan kami pagi ini cukup cup noodles yang kami beli tadi malam di SM. Tinggal masak air panas menggunakan teko listrik dan di seduh :) praktis. Pak suami packing-packing, mengingat oleh-olehnya lumayan banyak, sedangkan bagasi yang kami beli hanya 15kg saja. Well biasanya memang tidak pernah lebih dari 15kg, tapi kali ini beda. Untungnya yah di kamar hotel tersedia timbangan badan hahaha, jadi pak suami bisa menimbang terlebih dahulu tas punggungnya. Nggak kebayang kalo mesti bayar kelebihan biaya bagasi ataupun bongkar tas di bandara hihihihi.

Setelah urusan packing selesai, kami langsung check out dan menitipkan tas punggung kami di lobby hotel. Masih ada banyak waktu sampai flight kepulangan kami nanti malam. Rencana nya hari ini kami akan ke kota tua intramuros dengan menggunakan MRT, tapi berhubung ada yang mau dibeli (lagi) di ShoeMart… pagi ini sebelum ke intramuros kami mampir sebentar ke ShoeMart hahaha biasa deh, setelah diitung-itung ternyata oleh-olehnya masih kurang T_T untungnya ShoeMart dengan stasiun MRT Ayala searah sih, jadi no problemo.

Urusan oleh-oleh kelar, mampir lagi ke McD untuk makan siang. Setelah itu baru kami lanjut ke stasiun ayala. Untuk mencapai kota tua Intramuros, kami harus naik MRT dari stasiun Ayala menuju stasiun Edsa/Pasay dengan tarif P20/orang (Rp.6,000/orang). Turun di stasiun Edsa/Pasay kami harus pindah stasiun LRT 1 untuk menuju stasiun Central yang merupakan stasiun terdekat dengan kota tua Intramuros. Tarif dari stasiun Edsa/Pasay menuju stasiun Central hanya P20/orang (Rp.6,000/orang). Peta MRT / LRT bisa dilihat dibawah ini.

image

MRT / LRT di manila sangat berbeda dengan MRT / LRT yang di singapore atau pun bangkok. Stasiun-stasiunnya terlihat lebih kumuh dibanding dengan yang di singapore. Untuk pembelian tiketnya pun masih di loket (manual), dan seringnya antrian panjang mengingat hanya terdapat sedikit loket. Setelah saya perhatikan.. di manila ini kelihatan banget yang naik MRT / LRT kebanyakan dari kalangan menengah ke bawah hahahaha… bukan apa-apa, tapi kelihatan banget manusia-manusia nya rembes-rembes hihihihi (maafkan)… yah saya dan pak suami termasuk dong yah hahahaha.

Tidak sampai disitu saja, nunggu kereta nya pun lama banget hahahaha… bisa sampai 20 menitan (di singapore menunggu MRT kurang dari 5 menit) dan belum lagi keluar dari stasiun, kami harus berebutan hahahaha *kampungannya keliatan kan*. Inti nya sih MRT di manila belum sebagus yang di singapore ataupun bangkok, tapi jakarta lebih ngenes lagi yah :) secara MRT nya masih dalam tahap pembangunan jalurnya :D

Setelah saya dan suami turun di stasiun Central, kami masih harus jalan dulu untuk menuju kota tua Intramuros. Jalannya lumayan jauh karena agak susah alias ngejelimet hahahaha (kalau tau dari awal, mending naik tricycle). Setelah 30menitan berjalan kaki, tibalah kami di kota tua Intramuros. Reaksi saya? Ehmmm ini yah? hahahaha nothing special :D kalau tau kota tua Intramuros cuma begitu aja, pasti saya mengurungkan niat untuk datang ke Intramuros hahahaha. Tapi berhubung sudah cape-cape sampai di Intramuros hihihihii, yah di nikmatin aja lah yah. Terlihat kan wajah sumringah saya pada foto dibawah ini :)

image

image

image

image

image

image

image

image

image

Ada yang perlu diperhatikan di Intramuros. Biasanya begitu tiba di kawasan kota tua tersebut, akan ada banyak tricycle yang menawarkan jasa untuk mengelilingi Intramuros. Nah saya dan suami memang menggunakan jasa mereka. Tapi kita harus teliti yah pada saat mereka memberi info tarifnya. Waktu itu kami kena P200/guide untuk 30menit (harga tersebut untuk per 30 menit). Jadi nanti si guide itu akan terus mengajak kita berkeliling terus… nah untung saya inget kalau sudah 30 menit, soalnya kalau kami tidak bilang stop… guide tersebut bisa ngajak muter-muter seharian kali yah hahahaha bisa bangkrut ntar. Jadi karena saya dan suami juga kurang minat dengan lokasi yang ditawarkan, cukuplah 30 menit untuk berkeliling menggunakan tricycle. Kami langsung menawar untuk minta diantar ke stasiun Central sekalian, karena bayangin jalan kaki nya saja sudah malas hahaha.. akhirnya dari Intramuros menuju stasiun Central kami menggunakan tricycle yang sama dengan yang mengajak kami berkeliling di Intramuros. Cukup membayar P300 (Rp. 90,000) dengan rincian P200 (Rp.60,000) untuk 30menit berkeliling Intramuros dan P100 (Rp.30,000) untuk ongkos antar dari Intramuros menuju stasiun Central. Dari stasiun Central kami harus menempuh terlebih dahulu ke stasiun Edsa/Pasay, baru lah kemudian kami tiba di stasiun Ayala.

Dari stasiun ayala kami langsung kembali menuju hotel untuk ambil tas, dan langsung cus ke bandara dengan menggunakan taksi dari hotel.. gpp deh masih sore, yang penting kalau sudah di bandara kan bawaannya tenang :) padahal flight MNL-CGK kami dijadwalkan pukul 20.55 hihihhi. Oh ya, tidak seperti di singapore dan thailand.. tiket Cebu Pacific Airlines yang kami beli itu belum termasuk terminal fee (airport tax), jadi kalau kalian berlibur untuk pertama kalinya ke manila, jangan lupa sisihkan uang P550/orang (Rp.165,000) untuk terminal fee (khusus rute international nya).

Well.. city tour bukan kesukaan saya dan suami, jadi selama 2 hari di manila jujur saja kurang mengena di hati kami hahahaha tapi tetap yah, kemana pun bersama suami selalu terasa menyenangkan :)

Untuk rincian biaya bulan madu kami selama 5 hari di coron dan manila akan saya tulis di posting berikutnya yah… tidak ada maksud untuk pamer, hanya sekedar berbagi informasi saja.

Cheers…

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6]

Trip singkat ke Manila [part 1]

Jan 21

Trip singkat ke Manila [part 1]

Flashback

Sebenarnya manila bukan kota favorit saya, tapi saya menyukai keramah-tamahan orang-orangnya. Saya termasuk yang familiar dengan kota manila. Kembali ke tahun 1997, dimana saya mengikuti bapak saya yang dinas di KBRI manila di filipina sebagai atase perdagangan. Saya tinggal selama kurang lebih 3 tahun di makati city, metro manila. Sedangkan bapak saya ditugaskan dari tahun 1997 s/d 2002. Tahun pertama saya habiskan masa sekolah saya di SIM (Sekolah Indonesia Manila) pada saat itu saya masih duduk di kelas 2 SMP. Sayangnya Sekolah Indonesia Manila ini harus tutup di tahun 1998 :( karena jumlah murid nya yang sedikit (jumlah murid dan guru nya sama hihihihi). Mau tak mau saya harus sekolah di sekolah lokal, cuma itu pilihan terakhir mengingat biaya sekolah di Manila International School sangat mahal. Akhirnya daftar di St. Mary of The Woods School, cukup 1 tahun saja saya belajar disana. Guru-guru nya sangat welcome dan ramah kepada saya, dan bahkan sampai saat ini saya masih berhubungan dengan mereka di Facebook. Tahun berikutnya saya pindah sekolah lagi di Colegio San Agustin, sekolah ini termasuk salah satu yang bergengsi di manila. Sekolahnya sangat besar dan kebanyakan yang sekolah di sini anak-anak orang berada. Yang saya sangat suka disekolah ini adalah murid-murid nya lebih welcome (dibanding sekolah sebelumnya), mereka bisa memaklumi keterbatasan saya dalam berbahasa T_T hihihhi… well, hal positif yang bisa saya ambil dari pengalaman saya adalah… saya hampir bisa beradaptasi dengan berbagai jenis orang dan lingkungan…. bahkan dengan orang yang menyebalkan sekali pun hahahahaha.

Day IV : 03 Desember 2013

Lanjutan trip bulan madu

OK, kembali ke trip bulan madu saya yah. Tiba di NAIA on time sekitar pukul 14.40, setelah urusan bagasi selesai saya dan suami langsung mencari tempat makan mengingat kami belum sempat makan siang. Akhirnya kami memutuskan untuk makan di Burger King yang letaknya di ujung dekat pintu keluar terminal 3 NAIA. Suami saya tetap yah makan ayam menggunakan bon cabe hahahaa, saya sih cukup saos sambal sasetan yang saya bawa dari rumah saja :) sambil terkadang selang-seling makan menggunakan saos kacang yang disediakan Burger King. Selesai makan, kami masih numpang wifi gratisan di terminal 3 untuk sekedar membari kabar ke orang rumah mengingat kami memang sengaja tidak mengaktifkan paket roaming ataupun membeli nomer lokal supaya liburan bulan madu nya cihuy (apa coba hahaha padahal males beli nomer).

Berdasarkan pengalaman kami, taksi yang di naiki dari dalam bandara pasti ada biaya embel2nya. Jadi saya dan suami memutuskan untuk keluar dari kawasan bandara dulu. Dari terminal 3 NAIA kami berjalan ke arah kiri setelah pintu keluar terminal 3, jalan saja lurus… ada banyak orang yang jalan juga kok :D jadi tenang saja hahahaha dan jangan bayangkan NAIA dengan SOETTA yah :D Jelas SOETTA lebih luas (kayaknya sih hahahaha). Kira-kira jalan sekitar 8menitan lah, keluar gerbang terminal 3.. akan ketemu jalan besar. Oh ya, bagi yang berminat naik jeepney untuk menuju ke stasiun MRT terdekat, akan ada jeepney yang ngetem di pintu keluar gerbang terminal 3. Jeepney itu semacam angkutan umumnya di filipina, kalau di jakarta semacam angkot hanya saja beda bentuk yah hihihi bentuk jeepney bisa dilihat di foto dibawah ini (sumber foto/image source : http://www.jeepneygang.com/)

image

Seingat saya, stasiun terdekat dari terminal 3 NAIA adalah stasiun Taft Ave. Jadi nanti bilang saja ke drivernya mau turun di stasiun Taft Ave. Pada saat itu kami mengurungkan niat kami menaiki jeppney karena besarnya tas punggung yang dibawa suami saya dan saya juga lagi males ngangkot. Saya dan suami memberhentikan taksi yang lewat dipinggir jalan. Supir taksi nya ramah banget, malah cenderung bawel. Jarak dari NAIA ke hotel tempat kami menginap di The E-Hotel Makati yang berada di Arnaiz Ave. (dekat dengan pusat perbelanjaan Greenbelt) sekitar 8-10 km, jaraknya terbilang dekat namun masalah di manila hampir sama dengan di jakarta, macet! butuh waktu sekitar 40menit untuk tiba di hotel. Sebelumnya kami sudah booking online The E-Hotel Makati ini melalui website http://booking.com dengan harga P3,300/malam (Rp. 990,000/malam), OK ini adalah hotel termahal yang pernah saya dan suami tempati hahahaha. Rela bayar mahal demi bulan madu nya berkesan hihihhi. Tapi memang hotel ini TOP banget.. karena di setiap kamarnya disediakan kabel LAN, jadi bisa internetan secara gratis. Pada saat itu kami sudah harus cukup puas wifi gratisan di lobby hotelnya hahaha.

image

image

Kamarnya luas, tersedia 2 kasur ukuran double :) bukan single loh. TV nya besar (mulai oraknya hahaha) dan kamar mandi nya juga tersedia bathtub. Request-an pak suami, katanya kalau pilih kamar sebisa mungkin yang ada bathtub nya hihihihi.

Setiba nya dikamar, kami bersih-bersih dan istirahat sejenak. Sehabis magrib kami menuju SM (ShoeMart), dari hotel kami cukup jalan kaki saja. Hotel kami termasuk yang letaknya sangat strategis. Cukup berjalan sekitar 20 menitan untuk mencapai SM, SM itu semacam departement store yang lumayan lengkap dari supermarket sampai baju, sepatu, dan tersedia bagian “kultura filipino” . Nah tujuan kami kali ini memang ke bagian kultura filipino nya untuk membeli oleh-oleh buat orang rumah dan juga teman kantor :) Karena semua nya kan pada tahu kalau saya dan suami bulan madu nya di filipina hihihii Jarang-jarang loh saya dan suami bawa oleh-oleh hahahaha. Oleh-oleh wajib menurut saya sih dried mango brand Philippine atau cebu, seperti pada gambar dibawah ini.

image

Dried mango asal filipina ini jauh lebih enak ketimbang dried mango yang kami beli di bangkok. Untuk kemasan besar dried mango brand Philippine ini dibandrol sekitar sekitar Rp.30,000an dan untuk kemasan kecilnya sekitar Rp.18,000an.

Jujur saja saya kurang suka jalan-jalan di mall sekitaran ayala ini, padahal weekdays tapi mallnya ramai banget. Rasa nya jadi kurang nyaman jalan-jalan ditempat yang sangat ramai. Tujuan kami malam ini hanya ke ShoeMart saja, jadi begitu oleh-oleh didapat kami langsung kembali ke hotel. Bukannya nggak mau jalan-jalan atau window shopping sih… tapi barang-barang di manila mahal-mahal cyinnn hahahaha, ini gara-gara nilai rupiah melemah sih.

Sehabis belanja oleh-oleh, kami langsung kembali ke hotel. Tadi nya mau makan malam diluar, tapi berhubung ramai benar… jadi kami mengurungkan niat kami makan malam diluar. Akhirnya ujung-ujungnya kami makan malam di restoran hotel saja. Pak suami makan sandwich dan saya cukup kentang goreng saja :D plus minum pak suami teh manis hangat dan saya es teh manis (standar banget hahaha) Makan malam ringan begitu menghabiskan P600 (sekitar Rp.180,000) hihihiii untuk ukuran makan di hotel sih termasuk murah yah :) kalo makan di warteg, bisa sampe muntah-muntah itu kalo bayar segitu :D #jayus.

Hari ini memang tidak banyak yang kami lakukan, mengingat waktu kami habis di perjalanan dan juga sudah letih mengingat 2 hari berturut-turut kami island hopping di coron.

to be continued..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6]

Jan 16

Mengatasi rambut rontok

Karena berbagi itu menyenangkan, postingan saya kali ini akan berbagi pengalaman menggunakan sampo Mane ‘n Tail atau biasa disebut sampo kuda hihihihi. Pertama dengar sampo ini dari seorang teman kantor saya yang mempunyai keluhan rambut rontok dan akhirnya beralih ke sampo kuda ini. Nah berhubung rambut saya juga rontoknya lumayan, akhirnya saya tergoda untuk mencoba sampo ini. Karena rambut saya cenderung kasar, saya membeli Sampo Mane ‘n Tail nya yang Herbal Grow. Setelah beberapa kali pemakaian, terlihat hasilnya.. sekarang rambut saya bebas rontok deh dan tidak perlu tambahan hair tonic atau perawatan rambut lainnya.

Hanya di toko-toko tertentu saja yang menjual sampo kuda ini, saya biasa nya membeli di Toko B18 yang terletak di Pondok Indah Mall 1, lantai 1 (dekat timezone) dan di bandrol dengan harga Rp.150.000 untuk ukuran 355ml (saya sendiri yang keramasnya 2-3x seminggu, sebotol bisa untuk 3 bulan pemakaian).

Tulisan ini bukan iklan ataupun tulisan berbayar yah. Ini murni berbagi pengalaman saja :)

Jan 07

Ini trip bulan madu, jadi agak spesial hahahaha sekali-kali boleh dong ngeluarin uang lebih hihihihi
makan sampe 450ribu dan bayar sendiri bacanya kok gue sedih ya put :p apalagi elo yang bayar biasanya kan lo yang pinter hemat budget haha

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Hari ketiga di coron sangat berkesan buat saya dan suami :) Walaupun rasanya kurang lama berada di coron :’( tapi kami tetap bersyukur kok bisa mengginjakkan kaki di sini :’)

Dari  dermaga coron kami langsung menuju hotel.. sekitar pukul 16.00an lah kami tiba di hotel dan masih dalam jadwal pemadaman listrik hihihi. Kami masih menyimpan satu ember air, jadi lumayan bisa bilas badan yang lengket karena seharian terkena air laut. Seperti biasa, kami tidak betah berlama-lama di hotel (kecuali terpaksa dan kepengen bobo) hehehe. Rencana sore ini, saya dan suami mau ke warnet :D ho oh ke warnet… bukan buat upload foto ataupun eksis loh :D tapi mau memindahkan data dari memori card ke flashdisk. Iya karena saking banyak memotret dan merekam video, memori card di kamera pocket kami… kepenuhan. Sedangkan liburan kami masih tersisa 2 hari lagi (di manila). Oh yah tenang saja yaa, ada banyak warnet yang pake genset :D jadi walaupun masih jadwal pemadaman, warnet-warnet tetap jalan kok. Walaupun coron kota kecil dan tidak ada mini market, tapi tetep ada warnet :) Berada satu jam di warnet cukup membayar P50 (sekitar Rp.15,000) yah kalau dikurs kan ke rupiah sih lumayan yah… lumayan mahal hahaha :p

Selesai urusan back up memori card di warnet, kami menuju ke taman lualhati :) selama di coron, tiap hari pasti kami main ke taman ini hihihihi.. selain dekat dari hotel tempat kami menginap, pemandangan dari taman lualhati pun sangat indah. Kami berada di taman ini sampai pukul 18.30an lah kira-kira. Dari taman lualhati kami langsung mencari-cari restauran untuk makan malam. Akhirnya kami memutuskan untuk makan malam di Sea Dive Resort Restaurant. Cukup jalan sekitar 7-10menit dari taman lualhati untuk sampai ke Sea Dive Resort. Dari namanya saja Sea Dive Resort ini merupakan sebuah resort.. bukan resort yang harganya jutaan sih :) ada banyak jenis kamar di Sea Dive Resort ini.. dari budget room (shared bathroom) sampai dengan Deluxe Aircon Room (AC dan kamar mandi dalam) pun ada. Makanan di Sea Dive Resort jujur saja saya kurang suka hahaha… entah karena lidah indonesia saya, atau apalah… chicken cordon bleu yang saya pesan tidak habis saya makan :( Rasa-rasanya kok masih enakan di warung makan yang dekat dengan hotel kami yah hahahaha. Untuk makan berat 2 porsi + 2 minum hot tea di Sea Dive Resort kami membayar sekitar P1,500 (sekitar Rp. 450,000) Mahal buat saya hahahaa, tapi sekali-sekali mah nggak apa-apa lah yah :) Berikut adalah penampakan Sea Dive Resort pada siang hari (foto saya ambil dari website http://www.seadiveresort.com karena waktu itu nggak sempet foto-foto hihihi)

image

(image source : http://www.seadiveresort.com)

Untuk restorannya Sea Dive Resort sih sangat nyaman, dan yang bikin saya dan suami betah… karena ada free wifi nya :D tetep yah dimana pun berada tetep yang dicari free wifi.

Day IV : 03 Desember 2013

Mengingat hari ini adalah hari terakhir kami di coron huhuhu :’( Acara kami pagi ini adalah packing, beruntungnya saya mempunyai seorang (iya lah seorang hahahaha) suami yang pintar packing :D Jadi untuk urusan packing, saya sangat mempercayakan suami saya. Saya bukannya nggak mau ikut bantuin, takut ngerecokin yang ada hihihi. Butuh waktu sekitar 1 jam lah untuk packing semua barang-barang kami. Selesai packing, kami langsung menuju restoran di hotel kami untuk menyantap sarapan.

Calamian Islands Travel & Tours ini sangat kooperatif. Mereka selalu memberi kami informasi terkait jadwal penjemputan melalui resepsionis hotel tempat kami menginap. Flight kami jurusan usu - mnl (coron - manila) siang ini pukul 13.40. Dan dari informasi yang kami dapat dari resepsionis hotel, pihak Calamian Islands Travel & Tours akan menjemput kami pukul 11.00 untuk mengantar kami ke bandara busuanga. Jadi kami masih punya banyak waktu untuk jalan-jalan dulu. Selesai makan kami mampir ke toko roti yang letaknya searah dengan taman lualhati, iya.. pagi ini pun kami berencana untuk ke taman lualhati hahahaha. Sambil menikmati roti dan minuman yang kami beli.

image

image

image

image

image

Kami terbantu banget sama tongsis hihihiii sekarang jalan-jalan berdua pun bisa dapet banyak foto berdua :)

Sedang asyik-asyiknya duduk manis di taman lualhati, kami harus buru-buru kembali ke hotel.. karena cuaca mulai mendung. Dan benar saja, belum sampai di hotel.. hujan sudah turun hihihihi. Saya sih berharapnya pada saat perjalanan di atas pesawat nanti cuaca cerah :D

Pukul 11.00 siang pas, jemputan datang untuk membawa kami ke bandara busuanga. Cukup 40 menit untuk mencapai bandara busuangsa dari pusat kota coron. Nah sesampainya di bandara busuanga, saya  dan suami agak terkejut… karena pemeriksaan tas di bandara ini masih serba manual hahaha. Iya manual, tidak ada mesin xray. Untungnya pada saat kami masuk ke bandara, lagi sepi.. jadi kami tidak perlu mengantri lama pada saat pemeriksaan tas. Pemeriksaan tas/bagasi/koper di buka satu-satu oleh petugas bandara, kebayang kan lamanya pemeriksaan kalau ada banyak penumpang dan petugasnya hanya 3-4orang saja hahaha sedangkan 1 penumpang bisa membawa tas/bagasi/koper lebih dari 1 hihihihi.

image

Mohon diabaikan mimik suami saya hihihihi

image

image

Yang saya kira bandara di berau - kalimantan timur itu sederhana, ternyata bandara busuanga ini lebih sederhana hihihihiiii. Tapi memang coron itu terpencil, jadi wajar banget kalau didaerah sini alamnya masih terjaga banget dan bersih.

Pesawat yang akan membawa kami dari coron ke manila on time, Yeay! Saya dan suami sudah deg-degan aja… mengingat pengalaman terakhir kami flight manila - coron delay beberapa jam dan tanpa pemberitahuan. Tapi kali ini kami sangat senang karena flight nya on time.. males juga soalnya berlama-lama di bandara yang sederhana gitu hahahaha… mana air di toiletnya sangat terbatas :D

Pukul 14.40 pesawat mendarat di NAIA, walaupun sebelum mendarat pesawat kami sempet muter-muter diatas sebelum akhirnya mendarat di NAIA hahaha… Sepanjang perjalanan coron - manila, guncangannya lumayan hahaha mengingat cuaca sangat berawan. Yah banyak-banyakin doa aja :)

Well.. berakhir sudah bulan madu saya dan suami (yah masa sama tetangga hihihi) di coron.. Untuk sisa liburan kami di manila akan saya tulis di postingan berikutnya (terpisah) dan juga rincian pengeluaran kami selama di coron dan manila. Untuk postingan pengeluaran, tidak ada maksud pamer yah… hanya sebatas informasi dan pengalaman kami saja. Siapa tahu ada teman-teman yang berencana ke coron dan wondering biaya yang dibutuhkan untuk mencapai tempat tersebut.

Cheers :)

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Jan 06

Terkadang saya iseng mengecek log atau history bagaimana orang menemukan blog saya. Kebanyakan sih orang-orang menemukan blog saya karena googling tempat wisata yang pernah saya tulis di blog. Pagi ini ada yang membuat saya tersenyum… mungkin karena postingan saya membahas waria di filipina… jadi ada yang masuk ke blog saya dengan key “waria jakarta timur pin dan tlpn nya” Hahahahhaa ok, makin banyak aja orang yang nggak normal di dunia ini :)

Jan 03

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 5]

Setelah kenyang makan siang, guide membawa kami ke pulau CYC. Butuh waktu sekitar 20-30 menit untuk menuju pulau CYC dari lokasi kami yang terakhir. Buat saya dan suami, pulau CYC kurang menarik hihihihi yah bagus sih.. tapi nggak bikin saya dan suami melonggo :) Saya dan suami snorkeling untuk menuju pulau CYC karena kapal parkir agak jauh dari pulau (karena air disekitaran pulau sangat cetek/dangkal). Nah di pulau CYC ini, hanya ada saya, suami dan guide kami. Pulau nya sangat kecil.. Tapi di pulau kosong tersebut ada 2 anjing dan 2 kucing yang saya temukan hahaha… saya bingung, mereka pada makan apa yah? minumnya juga dari mana? :D

image

image

Nah itu diatas foto kucing yang tinggal di pulau kosong CYC, yang gukguk nya nggak saya foto yah… takut hehehe… Setiap saya manggil si mpuss nya, ehhh yang nyamperin saya… malah si gukguknya hahahaha walaupun gukguknya jinak, tetep aja saya takut kalau terlalu dekat dengan gukguk.

Oh yah, seperti yang saya bilang sebelumnya.. guide kami di hari ini tuh OK banget…. si guide memanggil kami, menginstruksikan kami untuk mendekat ke arah dia. Ternyata si guide mau menunjukkan bintang laut yang dia temukan. Kata nya bintang laut yang dia bawa itu, bintang laut yang fleksibel hihihihii… saya belum ngeh maksudnya fleksibel itu gimana (geraknya gimana gitu) :p sampai pada akhirnya dia membalikkan bintang laut tersebut dengan posisi terbalik (bagian atas diposisikan dibawah, dan bagian bawah diposisikan diatas)… tiba-tiba bintang laut tersebut bergerak membalikkan badannya hingga ke posisi yang benar hahahaha. Well saya sudah sering melihat bintang laut, tapi melihat bintang laut bergerak itu.. baru sekali. Lalu tiba-tiba saja guide kami punya ide untuk menggambil foto kami berdua dengan bintang laut :)

image

image

image

image

Di pulau CYC ini saya, suami dan guide duduk-duduk santai sambil mengobrol. Ternyata bali sangat terkenal loh… si guide sering banget nyebut kalau bali termasuk tempat wisata yang bergengsi juga untuk orang filipina. Ngobrol-ngobrol dengan si guide… sampai tiba-tiba si guide bersenandung “jangan jangan kau menolak cintaku… jangan-jangan kau ragukan hatiku…” Saya dan suami langsung syok hahahaha…. hebat bener lagu ST12 sampe ke filipina hehehe. Langsung deh saya dan suami kepo… nanya ke si guide. Ternyata si guide tahu lagu tersebut dari seorang temannya yang berasal dari malaysia hahahaha yah nggak heran lah yah. Secara penyanyi malaysia siapa lagi sih selain amy search dan siti nurhaliza? hahahha kebanyakan kan artis nya nge import dari indonesia :)

Setelah cukup puas di pulau CYC, kami melanjutkan perjalanan island hopping kami menuju ke twin lagoon atau hidden lagoon, yang merupakan destinasi terakhir kami dihari ini. Si guide ini bangga banget sama twin lagoon, dia bilang.. twin lagoon ini tempat yang paling indah dan unik di coron. Berikut adalah foto-foto perjalanan menuju twin lagoon atau hidden lagoon.

image

image

image

Gambar dibawah adalah jalan masuk menuju twin lagoon atau hidden lagoon. Jalan masuknya memang unik, jika air tidak sedang pasang.. kita cukup berenang dibawahnya.. dan jangan khawatir kalau tidak bisa berenang… kita tidak perlu menahan napas kok, karena seperti yang terlihat di foto bawah ini, masih ada celah. Nah jika air pasang, bagi yang tidak bisa menyelam.. kita bisa menaiki tangga yang telah tersedia dan sedikit memanjat :)

image

image

image

Dan memang benar yang dibilang si guide, twin lagoon atau hidden lagoon ini memang indah banget :) Oh ya, pas dalam perjalanan menuju twin lagoon atau hidden lagoon, si guide bercerita tentang keunikan air di lagoon ini. Menurutnya air disini adalah percampuran fresh water dan salt water, nah yang membuat unik adalah… fresh water dan salt waternya itu tidak menyatu. Jadi seperti air dan minyak. Ketika saya snorkeling… air terlihat biasa saja, namun jika saya menggoyangkan tangan saya  di air, air langsung terlihat nge blur atau buram… persis seperti ada minyak didalam air hahaha… saya dan suami sampai terkagum-kagum dengan keunikan air di lagoon ini… Jujur saja, ini adalah pertama kali nya kami melihat keadaan air yang seperti ini :))) Dan keunikannya tidak hanya disitu. Temperature di dalam air pun cepat sekali berubah-ubah… sebentar terasa dingin seperti air es dan jika kita bergeser sedikit di dalam air, temperature air berubah menjadi hangat… begitu seterusnya.

image

image

Di twin lagoon tidak ada pesisir pantainya ataupun dermaga kecil untuk sekedar duduk. Tapi tenang saja, ada sebuah batu besar yang letaknya tidak jauh dari pintu masuk twin lagoon tersebut. Jadi kalau mau sekedar istirahat untuk duduk atau foto-foto dulu.. bisa lah :)

Tidak lama kami berada di twin lagoon mengingat twin lagoon bisa dikelilingi dengan waktu singkat dan juga tidak ada tempat untuk leha-leha kecuali batu besar yang agak-agak tajam itu hihihihii. Hari ini bisa dibilang menjadi salah satu hari paling membahagiakan dalam hidup saya #lebay hehehehe… Akhirnya saya bisa menginjakkan kaki juga di tempat yang saya idamkan.

Twin lagoon merupakan destinasi terakhir kami di hari ini. Kami langsung menuju ke dermaga coron dengan wajah-wajah sumringah :)

Bersambung..

Postingan terkait :

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 1]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 2]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 3]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 4]

Trip bulan madu ke Coron, Philippines [part 6 - end]

Jan 01

Dear suamiku tercinta,

Terima kasih untuk semua nya di tahun 2013… tahun 2013 nyaris sempurna buat aku. Salah satu momen terindah dalam hidup aku terjadi di tahun 2013.

Menjadikan aku istrimu :’) Membawa aku ke salah satu tempat impianku :’) Memperlakukan aku sebaik yang kau bisa :’) *walaupun aku sering dikentutin hihihi*

I’m so blessed :)))

Semoga di tahun 2014 ini impian-impian kita bisa segera terealisasi yah pak :) Amin.

I love you so much suami ku :-*

Dec 31

Flashback Tahun 2013 dan Resolusi di Tahun 2014

Berhubung suami saya betah banget  dirumah di malam tahun baru ini hahaha… Akhirnya saya nyalain laptop aja :)

Flashback tahun 2013

Sebelum saya melanjutkan cerita tentang perjalanan bulan madu saya ke coron, saya mau flashback kehidupan saya di tahun 2013 (penting banget hahahahaa)… biasa lah yah… latah :p kan mau pergantian tahun baru :D jadi kayaknya nggak afdol kalo nggak posting kejadian-kejadian di tahun 2013 :D

Tahun 2013 buat saya, tahun yang RUARR BIASA :) #lebay

Selain karena saya menikah di tahun ini. Tahun ini juga tahun yang menyenangkan buat saya dan suami. Bisa liburan ke 3 negara lain dan 5 kota :) walau mungkin buat sebagian orang.. destinasi yang saya dan suami kunjungi biasa saja… Tapi buat kami, semua nya sangat berkesan :)

Diawal tahun.. saya dan mas sahid ke bali (lagi) hahahaha… Yang membuat perjalanan kali ini berkesan karena kami mencoba seawalker untuk pertama kali nya di pulau nusa lembongan :) Sungguh pengalaman yang bikin deg-degan tapi senang banget hahaha.

image

Pertengahan tahun kami iseng ke bangkok hihihihi iya iseng, ini karena dapat promo dadakan dari airasiago. Yang membuat perjalanan kami berkesan adalah pengalaman merasakan dinner cruise di sungai chao phraya :)

image

Selang beberapa minggu setelah kepulangan kami dari bangkok.. saya, mas sahid dan junti karado berangkat ke singapore. Well saya yang sudah beberapa kali ke singapore, nggak pernah suka sama singapore… bukan negara kesukaan saya. Bukan apa-apa… karena semua harga di singapore itu.. mahal-mahal hahahaha. Trip kami kali ini ke singapore tujuannya memang untuk menyenangkan junti karado :)

image

image

image

Sepulangnya dari singapore, kami fokus mempersiapkan akad nikah kami. Persiapannya hanya 7 minggu saja :) Dan alhamdulilah semua nya lancar… emang kalo niat baik mah, selalu diberi kemudahan. Walaupun banyak orang yang curiga kalau saya hamil duluan hahahaha… salahin nih perut saya :D buncit banget.. Yah biarkan waktu yang akan membuktikan :)

image

Dua hari setelah melangsungkan akad nikah, saya dan suami langsung cuss bulan madu ke coron dan manila di filipina. Bisa dibilang trip bulan madu kami ke coron menjadi salah satu trip yang paling menyenangkan :) Dan saking senangnya saya… sampe-sampe saya naik 3 kg selama trip bulan madu kemarin hihihihi

Resolusi di tahun 2014

Seperti kata salah seorang teman saya.. resolusi itu nggak mesti nunggu tahun baru :) Kalau memang niat untuk menjadi pribadi yang lebih baik atau punya niat baik lainnya, bukan kah lebih cepat lebih baik? :)

Wish lists saya di tahun 2014 yang paling utama sih bisa cepet punya baby (amin). Masalah jalan-jalan itu nomer kesekian :) toh saya dan suami sudah harus cukup puas (di puas-puasin lah) dengan trip yang sudah-sudah, dan kedepannya bisa lebih fokus dengan hal-hal yang lebih penting. Walau tetep yah buat saya dan suami, traveling itu penting banget karena bikin hidup lebih hidup  :) Jadi saya sangat bisa memaklumi orang-orang yang sinis ataupun menjelek2an saya :) Yah mungkin karena mereka nggak pernah liburan hahahaha jadi nya sinis deh ke saya :) *loh padahal saya udah janji mau jadi pribadi yang lebih baik lagi hahahahha ini kok masih ngomongin orang lain :D maapkan*

Akhir kata… Selamat Tahun Baru 2014 :) Semoga segala sesuatunya bisa lebih baik lagi dari tahun 2013, Amin.